Senin 06 Apr 2020 21:30 WIB

Kediri Minta Kecamatan Sediakan Tempat Observasi Pemudik

Kelurahan juga diminta mendata setiap orang yang datang ke kota Kediri.

Red: Nur Aini
Pemudik (ilustrasi)
Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Pemudik (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI -- Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, meminta agar pihak kecamatan juga membuat tempat observasi untuk pemudik warga setempat sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Kecamatan akan ada tempat observasi. Bisa di aula atau dicarikan tempat. Nanti disekat menjadi dua putra dan putri. Kami memilih di kecamatan agar tenaganya terakomodasi semua," kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di Kediri, Senin (6/4).

Baca Juga

Pemerintah Kota Kediri sebenarnya sudah punya tempat observasi di Kampus I Politeknik Kediri. Namun, pemkot juga membuat kebijakan untuk kecamatan juga bisa menyediakan tempat observasi.

Wali Kota mengatakan kedatangan orang mudik ke Kota Kediri bisa saja pekerja migran dari luar negeri atau orang yang datang dari daerah-daerah yang menjadi episentrum. Ia menambahkan, warga yang datang ke Kota Kediri bukan hanya turun melalui terminal atau stasiun. Namun mereka juga bisa memanfaatkan angkutan travel, menyewa mobil ataupun menggunakan kendaraan pribadi. Untuk itu, kelurahan harus bekerja sama dengan RT dan RW untuk mendata setiap orang yang datang.