Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

11 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Wan-Bissaka Kewalahan Hadapi Rashford di Sesi Latihan

Rabu 15 Apr 2020 10:33 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Agung Sasongko

Aaron Wan-Bissaka (kiri) diadang Adam Masina (kanan) pada laga Manchester United melawan Watford di Old Trafford, Manchester, Ahad (23/2) malam.

Aaron Wan-Bissaka (kiri) diadang Adam Masina (kanan) pada laga Manchester United melawan Watford di Old Trafford, Manchester, Ahad (23/2) malam.

Foto: Peter Powell/EPA-EFE
Wan-Bissaka kewalahan hadapi Rashford di sesi latihan MU.

REPUBLIKA.CO.ID,  MANCHESTER -- Musim ini menjadi musim debut Aaron Wan-Bissaka bersama Manchester United. Didatangkan dari Crystal Palace dengan nilai tranfer mencapai 45 juta poundsterling, Wan-Bissaka menjadi andalan pelatih Ole Gunnar Solskjaer dalam mengawal sisi kanan pertahanan United.

Pemain terbaik Crystal Palace pada musim lalu itu telah mengoleksi 34 caps di semua ajang pada musim ini. Tidak hanya itu, performa apiknya di United pun mengantarkan bek kanan berusia 22 tahun itu dipanggil memperkuat timnas Inggris pada Agustus 2019 silam.

Baca Juga

Wan Bissaka mengakui, sejak bergabung bersama United, kemampuannya terus meningkat. Kondisi ini tidak terlepas dari sesi latihan yang dijalani Wan Bissaka bersama rekan-rekan setimnya di kompleks latihan United di Carrington. Wan-Bissaka pun menyebut, ada satu pemain yang kerap membuatnya kewalahan kala harus berhadapan satu lawan satu di sesi latihan.

Pemain tersebut adalah penyerang United, Marcus Rashford. Menurut Wan-Bissaka, Rashford memiliki pergerakan yang sulit ditebak. ''Dia benar-benar tidak bisa ditebak. Saat pertama kali saya berlatih di United dan berhadapan dengannya, dia selalu membuat gerakan yang tidak bisa saya perkirakan,'' kata Wan-Bissaka di laman resmi klub, Rabu (15/4) WIB.

Rashford, kata Wan-Bissaka, selalu menemukan celah dan cara untuk bisa melewati dirinya. ''Saya mengira, dia akan berlari ke arah tertentu, tapi dia melakukan sebaliknya. Pun saat saya mengira dia akan melakukan sesuatu, dia justru melakukan hal lain. Dia benar-benar penyerang yang sulit untuk dihadapi,'' tutur jebolan akademi sepakbola Crystal Palace tersebut.

Kendati begitu, Wan-Bissaka begitu menikmati duelnya bersama Rashford di sesi latihan United. Menurutnya, kesempatan menghadapi penyerang-penyerang berkualitas, seperti Rashford, akan meningkatkan kemampuannya sebagai pemain bertahan. Terlebih, Wan-Bissaka mengakui, pada awal kariernya dia merupakan pemain sayap sebelum akhirnya digeser menjadi bek kanan.

''Saya menikmati setiap pertarungan di sesi latihan. Hal itu bisa membantu saya meningkatkan kemampuan sebagai pemain bertahan. Saya memiliki kesempatan menguji kemampuan menghadapi penyerang dengan tipe seperti Rashford atau penyerang-penyerang lain yang dimiliki United,'' kata Wan-Bissaka.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile