Kamis 16 Apr 2020 15:13 WIB

WHO Pastikan Transparansi Kinerjanya Saat Tangani Covid-19

WHO menyatakan negara anggota dapat meninjau kinerja lembaga tersebut.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nur Aini
Logo WHO
Foto: Ist
Logo WHO

REPUBLIKA.CO.ID, JENNEWA -- Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan bahwa kinerja WHO dalam menangani pandemi Covid-19 akan ditinjau oleh negara anggota "pada waktunya".

"Pada waktunya kinerja WHO dalam memerangi pandemi ini bakal ditinjau oleh Negara Anggota WHO itu sendiri dan badan independen yang ada guna memastikan transparansi dan akuntabilitas. Ini menjadi proses yang biasa dilakukan oleh Negara Anggota," katanya, Rabu (16/4).

Baca Juga

Dia mengatakan bahwa penyempurnaan sektor pasti akan diidentifikasi dan akan ada pelajaran yang dipetik. Pimpinan WHO itu menegaskan bahwa saat ini fokus baik organisasi tersebut maupun dirinya adalah untuk menghentikan virus corona dan menyelamatkan nyawa.

Berbicara melalui konferensi pers virtual dari Jenewa pada Rabu, Tedros mengatakan bahwa WHO berterima kasih kepada banyak negara, organisasi serta individu yang memberikan dukungan dan komitmen mereka kepada WHO dalam beberapa hari belakangan ini. Hal itu termasuk komitmen keuangan mereka.

"Kami menyambut aksi solidaritas dunia ini sebab solidaritas menjadi aturan permainan untuk mengalahkan Covid-19," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump memutuskan membekukan sementara pendanaan untuk WHO pada Selasa (14/4). Dia menuding WHO telah salah mengelola dan menutupi krisis Covid-19. Pada 2019, Negeri Paman Sam mengalokasikan 400 juta dolar AS atau sekitar 15 persen anggaran WHO.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement