Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

 

8 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Bersyukur atas Nikmat Allah SWT, Akhlak yang Kian Terkikis

Kamis 07 May 2020 01:01 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Nashih Nashrullah

Bersyukur atas nikmat Allah SWT merupakan bagian dari akhlak hamba. Ilustrasi ibadah di rumah.

Bersyukur atas nikmat Allah SWT merupakan bagian dari akhlak hamba. Ilustrasi ibadah di rumah.

Foto: Edwin Dwi Putranto/Republika
Bersyukur atas nikmat Allah SWT merupakan bagian dari akhlak hamba.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Manusia hidup harus berakhlak dan beradab. Berakhlak dan beradab bukan hanya ditujukan antar-relasi manusia dengan manusia, tapi juga manusia dengan Allah SWT.

 

Akhlak dan adab antara manusia dengan Allah juga ditekankan dalam agama. Misalnya, salah satu akhlak dan adab yang diajarkan agama adalah ketika manusia diperintahkan untuk mensyukuri segala nikmat yang diberikan Allah SWT.

Baca Juga

Imam Syekh Abu Bakar Jabir Al Jaza’iri dalam kitabnya berjudul Minhaj Al Muslim menyebutkan, seorang Muslim harusnya melihat segala sesuatu atas nikmat Allah dengan tidak terhingga. Sebab nikmat yang diberikan Allah tidak dapat dihitung bahkan sejak manusia masih berupa nuthfah (air mani).

Bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah, baik secara lahiriah maupun batiniah harus dilakukan manusia. Hal itu menurut beliau adalah bagian dari akhlak manusia kepada Allah. 

Ciri-ciri manusia yang bersyukur atas nikmat Allah yaitu lidahnya yang kerap berucap baik dan menyebut asma Allah, serta laku sikapnya selalu dalam ketaatan kepada Allah.

Sedangkan menurut beliau, orang yang kufur nikmat atau mengingkari nikmat Allah sama saja tidak memiliki akhlak kepada Allah. Hal ini sebagaimana yang ditegaskan Allah dalam Alquran. Allah berfirman dalam surat An Nahl ayat 53: 

وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ ۖ

“Wa ma bikum min ni’matin, fa minallahi.” 

Yang artinya: “Dan apa saja nikmat yang ada padamu, maka dari Allah-lah datangnya,”. 

Dalam surat Al Baqarah ayat 152, Allah berfirman:

 فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ.

 “Fadzkuruni adzkurkum, wasykuruli wa la takfurun.” 

Yang artinya: “Karena itu, ingatlah kalian kepadaKu niscaya Aku ingat juga kepada kalian. Dan bersyukurlah kepadaKu dan janganlah kalian mengingkariKu."

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile