Sulit rasanya melewatkan kesempatan untuk melihat keindahan 'supermoon' yang spektakuler, saat dengan jelas menerangi langit Australia, Kamis malam kemarin (7/05).
Di seluruh dunia, orang-orang memalingkan mata mereka ke langit malam untuk menikmati keindahan dan kekuatan tampilan bulan yang luar biasa.

Kemarin malam, bulan dijuluki sebagai "flower moon", atau bulan bunga, untuk mewakili musim semi di belahan bumi utara saat bunga mulai bermekaran setelah musim dingin.


Disebut fenomena 'supermoon' karena orbitnya membuat bulan lebih dekat ke Bumi daripada biasanya. Bulan yang terlihat pada Kamis malam akan menjadi yang terakhir kalinya untuk fenomena ini di tahun 2020.
8 April lalu, fenomena supermoon berwarna merah muda juga menghiasi langit.
Jika anda melewatkanya, maka bisa menunggu hingga 26 April tahun depan untuk melihat fenomena berikutnya.