Selasa 12 May 2020 14:57 WIB

Relawan Covid Dapat Jamsos Kecelakaan Kerja

Relawan juga mendapatkan beasiswa untuk dua anak.

Rep: RR LAENY SULISTYAWATI/ Red: Agus raharjo
Koordinator Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Andre Rahadian (kanan) bersama Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto (kiri) menyampaikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (26/3).
Foto: ANTARA/Dhemas Reviyanto
Koordinator Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Andre Rahadian (kanan) bersama Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto (kiri) menyampaikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (26/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat yang mendaftarkan diri menjadi relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus corona SARS-CoV2 (Covid-19) kini mendapatkan jaminan sosial. Meski tidak digaji, mereka mendapatkan manfaat jamsos perlindungan seperti kecelakaan kerja.

Ketua Koordinator Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Andre Rahadian menegaskan tenaga relawan yang terdaftar harus mendapatkan perlindungan karena telah menangani virus. Andre mengatakan, relawan yang sudah menerima surat tugas baik relawan medis dan non-medis telah dijamin oleh BP Jamsostek.

Baca Juga

"Mereka mendapatkan perlindungan jamiman kecelakaan kerja dan kematian," ujarnya saat webinar bertema 'Perlindungan dan Jaminan Sosial Relawan Covid-19, Tanggung Jawab Siapa?', Selasa (12/5).

Selain itu, ia menyebut para relawan juga mendapatkan jaminan tambahan. Yaitu, beasiswa untuk dua anak. Ia menjelaskan, pembayaran premi para tenaga sukarela ini berasal dari donasi banyak pihak. Termasuk lembaga filantropi Baznas, pemotongan gaji direksi dan pegawai BP Jamsostek yang disumbangkan untuk membayar premi, dan terakhir sumbangan dari Bank Danamon untuk meng-cover 10 ribu relawan.