Rabu 27 May 2020 22:20 WIB

Ayah dan Tiga Anaknya Tenggelam di Laut Aceh Barat

Salah satu korban tenggelam masih dirawat di IGD RS Meulaboh.

Korban tenggelam (ilustrasi).
Foto: Antara
Korban tenggelam (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, MEULABOH -- Sebanyak empat orang korban tenggelam warga asal Desa Masjid, Kecamatan Grong-Grong, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, tenggelam di kawasan Pantai Wisata Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat pada Rabu (27/5) petang. Keempat korban tenggelam tersebut satu keluarga.

Ada pun tiga orang korban yang dinyatakan hilang hingga Rabu (27/5) malam masing-masing Riski Saputra (10), Munawarah (15) serta Aila Nazura (13) warga Desa Masjid, Kecamatan Grong-Grong, Kabupaten Pidie, Aceh.

Baca Juga

Sedangkan seorang laki-laki bernama T Samsuardi (42) diduga ayah tiga korban dan hingga Rabu (27/5) malam masih dirawat di Instalasi Gawat Darurat Meulaboh.

“Korban yang tenggelam ini informasinya satu keluarga, terdiri ayah dan anak-anaknya,” kata Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Aceh Barat, Teuku Raja Samidan di Meulaboh, Rabu malam..

Menurutnya, para korban diduga datang ke Meulaboh, Ibukota Kabupaten Aceh Barat, berasal dari Kabupaten Pidie dengan tujuan untuk berwisata ke daerah ini.

Para korban diduga sebelumnya berusaha mandi di pantai dan akhirnya tenggelam karena diduga kuat terseret arus saat mandi di laut setempat.

Sejumlah warga yang melihat peristiwa ini berusaha memberikan pertolongan kepada para korban, namun hanya seorang korban yang berhasil diselamatkan yakni T Samsuardi yang merupakan ayah kandung korban.

Sedangkan tiga korban lainnya hingga Rabu malam masih terus dilakukan pencarian oleh Tim Pos SAR Meulaboh, kata TR Samidan menambahkan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement