Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

 

29 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

610 Kios di Pasar Ciputat akan Direlokasi

Selasa 23 Jun 2020 09:01 WIB

Rep: Abdurrahman Rabbani/ Red: Agus Yulianto

Kios-kios di Pasar Ciputat yang terbengkalai dan berantakkan,

Kios-kios di Pasar Ciputat yang terbengkalai dan berantakkan,

Foto: foto : MgROL/45
Proses relokasi dilakukan mengingat pemkot segera merevitalisasi pasar.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan merelokasi 610 kios yang berada di Pasar Ciputat. Proses relokasi dilakukan mengingat dalam waktu dekat pemkot segera merevitalisasi Pasar Ciputat.

 

Kepala Disperindag Kota Tangsel, Maya Mardiana mengatakan pihaknya hingga kini masih melakukan pendataan terkait jumlah kios yang akan direlokasi. Proses pendataan data ulang dilakukan sampai nanti di bulan Juni hingga Juli 2020.

“Sekitar 610-an kios yang akan direlokasi. Sampai saat ini, sedang proses data ulang sampai nanti di Juli selesai relokasi dan nanti di Agustus baru mulai revitalisasi,” kata Maya di Puspemkot Tangsel, Selasa (23/6).

Dikatakan Maya, pada proses revitalisasi pasar ini, Disperindag bekerja sama dengan Dinas Bangunan dan Tata Ruang. Proses revitalisasi pasar akan dibangun Dinas Bangunan dan Tata Ruang, sedangkan proses relokasi pedagang dilakukan Disperindag.

“Relokasi pegadang, kami yang melakukan pengelolaannya dan tindak lanjutnya, dengan harapan revitalisasi pasar sesuai dengan SNI nya dengan standar dan tempat terpenuhi,” katanya.

Para pedagang nantinya akan disediakan tempat berdagang di kios yang baru. Dengan begitu, mereka tidak lagi berdagang di pinggir-pinggir ataupun di lorong-lorong yang memakan ruas jalan. 

Maya menjelaskan, di tempat relokasi pada pedagang tidak dikenakan biaya penarikan iuran. Tetapi, hanya ada biaya service seperti kebersihan dan penjagaan kios.

“Jadi nggak ada bedanya pengeluaran yang dilakukan di tempat lama. Untuk biayanya tegantung, rupiahnya kurang lebih 150 sampai sekian, berbeda beda juga tiap tempat,” ungkap Maya.

Di tempat relokasi baru, kata Maya, hampir keseluruhan bangunan permanen. Menurutnya, syarat untuk relokasi itu adalah pedagang tidak terlalu jauh tempatnya, kemudian tempatnya juga harus cukup memadai. 

“Tetapi kalau ini tempatnya mereka sudah memadai dan sudah disediakan. Untuk persiapan kurang lebih sudah 50 persen, kita percepatan di bulan Juni,” ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile