Selasa 23 Jun 2020 18:14 WIB
Rep: Muhammad Rizki Triyana/ Red: Wisnu Aji Prasetiyo
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan, Indonesia sudah dapat membuat alat tes polymerase chain reaction (PCR) secara mandiri.
Muhadjir menuturkan, PT Bio Farma kini sudah mampu memproduksi sebanyak 50 ribu PCR dalam seminggu. Menurut Muhadjir, kedepannya akan dilipat gandakan sesuai target kebutuhan pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19.
Ia menambahkan, untuk memfasilitasi akan hal tersebut. Pemerintah akan mengubah fungsi laboratorium bekas vaksin flu burung menjadi tempat produksi PCR tersebut. Hal ini dilakukan agar Indonesia tidak perlu tergantung oleh PCR import.
Video Editor | Fian Firatmaja