Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

13 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Republikopi Aceh 7: Biji Kopi dan Jalan Menuju Baitullah

Selasa 18 Aug 2020 06:30 WIB

Rep: Bayu Hermawan/ Red: Wisnu Aji Prasetiyo

Pemetik ceri kopi di Desa Tawardi, Kecamatan Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah.

Foto: Thoudy Badai/Republika
EMBED
Orang tua zaman dulu menanam sambil bertasbih dihitung perbijinya.

REPUBLIKA.CO.ID, ACEH TENGAH -- Sejak lama, Kopi telah menjadi tumpuan hidup masyarakat di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Bahkan, sejak lama para petani di wilayah itu, berharap hasil penjualan kopi bisa membawa mereka ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji yang merupakan rukun Islam yang kelima.

Jemalin, atau akrab yang disapa Jamal, Ketua Kelompok Tani Sara Tangke di Kampung Tawardi, Kecamatan Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah mengatakan pada saat tanam kopi, orang tua jaman dulu menanam sambil bertasbih dihitung perbijinya, Subhanallah walhamdulillah wa la ila haillallah wallah hu akbar wa la kuata ilabila. Jadi dalam satu hektar, kurang lebih ada 1000 biji kopi.

Hal itu dilakukan dengan maksud, bahwa hasilnya nanti bisa mengantar mereka ke tanah suci. Itu dasarnya, harapannya hasil dari tanam kopi bisa dijadikan ongkos ke Makkah.

 

 

Videografer | Fian Firatmaja, Fakhtar Khairon Lubis

Fotografer | Thoudy Badai

Video Editor | Fakhtar Khairon Lubis

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 

 
hide ads show ads
desktop mobile