Kamis 27 Aug 2020 08:02 WIB

Sikap WNBA Tegaskan Basket Amerika Serikat Sepakat Boikot 

Para pemain basket wanita hanya berbincang-bincang di lapangan.

Rep: Fitrianto/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Orang-orang  melakukan protes di Kenosha, Wis pada Selasa (25/82020) . Kemarahan atas penembakan pada hari Minggu terhadap Jacob Blake, seorang pria kulit hitam, oleh polisi tumpah ke jalan untuk malam ketiga.
Foto: AP / Morry Gash
Orang-orang melakukan protes di Kenosha, Wis pada Selasa (25/82020) . Kemarahan atas penembakan pada hari Minggu terhadap Jacob Blake, seorang pria kulit hitam, oleh polisi tumpah ke jalan untuk malam ketiga.

REPUBLIKA.CO.ID, MILWAUKEE -- Langkah pemain NBA melakukan boikot pertandingan babak Playoff hari ini menyusul penembakan terhadap warga kulit hitam Jacob Blake oleh polisi di Amerika Serikat (AS) akhir pekan lalu mendapat dukungan.

Salah satunya dari para pemain WNBA, basket wanita di AS. Mereka juga enggan bertanding.

The Washington Mystics dan Atlanta Dream ditetapkan menjadi yang pertama dari tiga pertandingn yang ditunda. Kedua tim bertemu di lapangan setelah tiba di area di Akademi IMG di Florida dan berbicara selama hampir satu jam.

Dilansir dari laman yahoosports, Kamis (27/8), mereka kemudian bergabung dengan para pemain Los Angeles Sparks dan Minnesota Lynx di lapangan. Mereka semua kemudian mengaitkan tangan dan berlutut sebagai simbol perlawanan rasialisme.