Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

10 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Daya Beli lemah, Pangsa Pasar MPV Tergerus Signifikan

Sabtu 12 Sep 2020 05:51 WIB

Red: Hiru Muhammad

Daihatsu Tanto yang dibuat dengan konsep DNGA

Daihatsu Tanto yang dibuat dengan konsep DNGA

Foto: Daihatsu
Pihak Daihatsu masih menunggu kebijakan PSBB ketat yang akan diterapkan pemprov DKI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Pandemi Covid-19 telah memangkas daya beli masyarakat di berbagai sektor ekonomi. Hal itu juga berdampak pada penurunan pangsa pasar otomotif di Tanah Air. Salah satu penurunan terbesar di alami pangsa pasar kendaraan jenis multi purpose vehicle (MPV) yang selama ini menjadi primadona di Tanah Air.

Apabila sebelumnya pangsa pasar di otomotif nasional kendaraan jenis MPV mencapai kisaran 22 hingga 25 persen, kini komposisinya hanya di kisaran 15 hingga 16 persen. Penurunan juga terjadi pada pangsa kendaraan penumpang lainnya di masa pandemi ini. "Yang beli kendaran di masa pandemi ini hanya yang butuh dan siap secara finansial," kata Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International – Daihatsu Sales Operation (AI-DSO).

Selain itu tidak sedikit konsumen yang memilih kendaraan baru dengan ukuran yang lebih kecil. Apabila sebelumnya menggunakan low MPV seperti Xenia atau Avanza, kini beralih ke LCGC MPV seperti seperti Sigra dan Calya. Penurunan serupa juga terjadi pada kendaraan penumpang lainnya. 

Namun, pada kendaraan komersial terjadi penurunan meski tidak sebanyak kendaraan penumpang. Apalagi secara ekonomi pemerintah memberikan bantuan kepada UMKM atau mereka yang berkecipung di usaha ringan. "segmen komersial lebih bergairah karena adan dukungan dana pemerintah, kalau  kendaraan penumpang patokanya daya beli," katanya.

Terkait dengan kebijakan PSBB ketat yang akan diberlakukan Pemprov DKI, phaknya masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari PSBB tersebut. Selama ini pihak Daihatsu telah melakukan kebijakan protokol ketat kepada karyawannya baik di bengkel, pabrik maupun di ruang pamer. "Kami masih menunggu juklaknya seperti apa, apakah lebih ketat lagi atau seperti yang lalu,"katanya.

Saat ini penjualan otomotif nasional masih berada dalam tahap pemulihan dan belum menunjukkan pergerakan kenaikan yang signifikan di tengah kondisi pandemi seperti saat ini. Secara YTD (Year To Date), atau sejak Januari – Agustus, capaian whole sales Daihatsu secara total mencapai 57.978 unit dengan peningkatan market share menjadi 17,9 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 17,4 persen. 

Terkait retail sales, penjualan Daihatsu mencapai 65.767 unit dengan peningkatan market share menjadi 18,1 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 16,9 persen. Secara bulanan, whole sales Daihatsu meningkat dari yang sebelumnya sebesar 1.553 unit pada Juli, menjadi 6.651 unit pada Agustus, dengan kenaikan lebih dari 4 kali lipat. Pada bulan yang sama, retail sales di Agustus tercatat sebanyak 6.300 unit, atau naik 7 persen dibandingkan bulan Juli lalu sebesar 5.890 unit.

Saat ini Daihatsu berbagi informasi seputar konsep inovasi produknya yang telah menerapkan platform terbaru berbasis Daihatsu New Global Architecture (DNGA). Platform terbaru yang telah dikembangkan sejak tahun 2017 oleh Daihatsu di Jepang ini telah diimplementasikan ke beberapa model mobil Daihatsu yang ada di Jepang.

Daihatsu memperkenalkan platform khusus ini dengan konsep (1-1-1-1) yang memiliki filosofi 1 gram, 1 milimeter, 1 sen, dan 1 detik. Angka ini memiliki arti bahwa setiap pengembangan produk berbasis DNGA ini memperhitungkan segala aspek detil meliputi ukuran, bobot, harga, dan waktu agar menghasilkan kendaraan yang efisien. Mobil Daihatsu dengan platform ini akan memberikan pengalaman dan sensasi berkendara yang lebih halus, nyaman, stabil, efisiensi bahan bakar yang lebih baik, performa lebih maksimal, desain yang stylish dan modern, serta memiliki harga yang terjangkau.

Secara teknis, platform DNGA memiliki banyak keunggulan seperti pada penerapan seluruh fitur teknologi canggih yang dimiliki Daihatsu, dapat diimplementasikan ke semua model Daihatsu apapun yang telah berbasis DNGA. Selain itu, platform ini juga memiliki waktu yang lebih cepat dalam proses pengembangan atau perubahan desain di setiap modelnya. Hingga saat ini, Daihatsu di Jepang telah merilis 3 model barunya yang menerapkan platform baru ini, yaitu New Tanto, Rocky, dan New TAFT.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile