Kamis 24 Sep 2020 16:39 WIB

Presiden Lebanon Desak Israel Hentikan Pelanggaran

Dalam pidato Sidang Umum PBB, Michel Aoun mengimbau masyarakat internasional untuk membantu pemulangan pengungsi Suriah - Anadolu Agency

Dalam pidato Sidang Umum PBB, Michel Aoun mengimbau masyarakat internasional untuk membantu pemulangan pengungsi Suriah - Anadolu Agency
Dalam pidato Sidang Umum PBB, Michel Aoun mengimbau masyarakat internasional untuk membantu pemulangan pengungsi Suriah - Anadolu Agency

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT - Presiden Lebanon meminta masyarakat internasional untuk memaksa Israel mengakhiri pelanggaran kedaulatan Lebanon dan menggunakan wilayah udaranya untuk menyerang Suriah.

Dalam pidatonya di sidang ke-75 Majelis Umum PBB pada Rabu, Michel Aoun mengatakan Lebanon berkomitmen untuk melaksanakan resolusi DK PBB 1701, yang menyerukan penghentian penuh permusuhan dan penarikan Israel dari Lebanon selatan.

Baca Juga

Aoun mengatakan Lebanon mengklaim hak penuh atas sumber daya air, kekayaan alam minyak dan gas serta perbatasan laut sesuai dengan hukum internasional. Dalam beberapa bulan terakhir, kedua negara telah membuat tuduhan dan kontra tuduhan tentang pelanggaran darat, udara, dan ruang laut.

Dia juga mendesak komunitas internasional untuk membantu pemulangan pengungsi Suriah ke tanah air mereka dan tidak menghubungkan kepulangan mereka dengan solusi politik di Suriah, yang mengalami perang sipil sejak 2011.

Sejak dimulainya krisis Suriah, Lebanon telah menampung sekitar 1,5 juta pengungsi Suriah yang sebagian besar hidup dalam kondisi ekstrem.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/presiden-lebanon-desak-israel-hentikan-pelanggaran/1983776
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement