Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

 

2 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tiga Aktris Top Bollywood Diinterogasi Terkait Narkoba

Ahad 27 Sep 2020 03:05 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Reiny Dwinanda

Deepika Padukone menjadi aktris Bollywood pertama yang diinterogasi oleh badan narkotika India.

Deepika Padukone menjadi aktris Bollywood pertama yang diinterogasi oleh badan narkotika India.

Foto: Indian Express
Interogasi aktris top Bollywood dilakukan setelah kematian Sushant Singh Rajput.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Tiga aktor Bollywood diinterogasi oleh agen narkotika India, Sabtu (26/9). Bintang top Deepika Padukone menjadi orang pertama yang tiba di kantor Badan Pengawas Narkotika di Mumbai. 

 

Padukone menerima panggilan pada awal pekan lalu saat syuting film di resor pantai barat Goa. Dua aktris lainnya, Shraddha Kapoor dan Sara Ali Khan, juga datang ke kantor badan narkotika untuk diinterogasi.

Baca Juga

Menurut para pejabat berwenang, interogasi ini sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan hubungan industri film dengan penjual narkoba dan kartel. Namun demikian, rincian interogasi tidak segera tersedia.

Badan narkotika mengatakan dalam sebuah pernyataan, mereka memulai penyelidikan narkoba Bollywood setelah kematian aktor muda Sushant Singh Rajput. Jenazah Rajput ditemukan di kediamannya di Mumbai pada Juni lalu.  Investigasi kasus itu pun masih berlangsung.

Padukone adalah satu dari belasan orang yang bekerja di industri film India yang telah diinterogasi oleh badan narkotika tersebut dalam dua pekan terakhir. Manajernya, Karishma Prakash, telah diinterogasi pada Jumat, sehhari sebelum Padukone dipanggil pihak berwajib.

Pada hari yang sama, seorang pembuat film Bollywood papan atas, Karan Johan, mengatakan bahwa tuduhan narkotika yang dikonsumsi di sebuah pesta yang diselenggarakan olehnya pada Juli tahun lalu di kediamannya, adalah tuduhan palsu dan tidak berdasar. Tanggapannya muncul setelah video lama mengenai pesta mengemuka di media sosial.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile