Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

20 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

TikTok Pastikan Servernya Berbeda dengan ByteDance

Sabtu 17 Oct 2020 15:41 WIB

Red: Nora Azizah

TikTok menyatakan, pihaknya memiliki server yang berbeda dari perusahaan induk ByteDance (Foto: ilustrasi aplikasi TikTok)

TikTok menyatakan, pihaknya memiliki server yang berbeda dari perusahaan induk ByteDance (Foto: ilustrasi aplikasi TikTok)

Foto: Pixabay
Pernyataan terkait server TikTok tertulis dalam dokumen yang dikirim ke pengadilan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- TikTok menyatakan, pihaknya memiliki server yang berbeda dari perusahaan induk ByteDance. Pernyataan itu tertulis dalam dalam dokumen yang dikirimkan ke pengadilan

Dikutip dari laman The Verge, Sabtu (17/10), kepala keamanan global TikTok, Roland Cloutier, menyatakan Departemen Perdagangan Amerika Serikat membuat sejumlah tuntutan yang keliru mengenai praktik dan kebijakan keamanan mereka. Cloutier menyatakan Departemen Perdagangan pada September lalu mengirimkan memo, berisi kekhawatiran mereka terhadap TikTok.

Baca Juga

Namun, secara keliru mengatakan TikTok tidak terpisah dari aplikasi versi China, Douyin, dan perusahaan induk ByteDance. Cloutier mengatakan, perangkat lunak TikTok sepenuhnya terpisah dari Douyin sehingga data pengguna dan kode masing-masing aplikasi pun terpisah.

Cloutier juga menilai AS salah mengartikan penyimpanan data pengguna TikTok di AS, memo tersebut. TikTok menyewa server Alibaba Cloud di Singapura dan China Unicom Americas (CUA) di AS. CUA, menurut Cloutier, menyediakan ruang untuk pusat data, berupa gedung dan listrik, namun tidak termasuk server.

"Meski pun TikTok menyewa server dari perusahaan lain, mereka tidak punya akses terhadap informasi milik TikTok," katanya.

Sementara itu, data pengguna dienkripsi dan disimpan, kemudian dipecah agar bisa disimpan di beberapa server. Cloutier juga menyatakan jika diminta, TikTok tidak akan memenuhi jika pemerintah China meminta data pengguna mereka.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile