Friday, 11 Rabiul Awwal 1444 / 07 October 2022

Friday, 11 Rabiul Awwal 1444 / 07 October 2022

 

11 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pleno KPU di Yalimo Ricuh, Pantat Polisi Kena Anak Panah

Sabtu 19 Dec 2020 02:55 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Polres Mimika dan Brimob apel untuk pengamanan pilkada serentak di Papua (ilustrasi).

Polres Mimika dan Brimob apel untuk pengamanan pilkada serentak di Papua (ilustrasi).

Foto: ANTARA/Sevianto Pakiding
Kericuhan pada Jumat malam WIT, akibat massa mencoba masuk ke tempat rapat pleno..

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo, Papua, hingga Jumat (18/12) malam WIT, sempat berlangsung ricuh. Hal itu akibat massa pendukung salah satu pasangan calon memaksa masuk ke aula DPRD Yalimo, tempat pelaksanaan rapat pleno.

 

Aksi massa berhasil diatasi 300 personel yang disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan pleno. Namun, satu personel Polres Jayawijaya, yakni Briptu Alexander Noriwari, yang di-BKO ke Polres Yalimo terluka akibat dipanah massa. Kapolres Yalimo AKBP Rachmad, membenarkan sempat terjadi kericuhan akibat massa mencoba masuk ke tempat rapat pleno dilaksanakan.

Bahkan, kata dia, massa juga melepaskan anak panah hingga mengenai Briptu Alexander di bagian pantat dan yang bersangkutan sudah dievakuasi ke Wamena. "Sabtu pagi aktivitas masyarakat normal," ujar Rachmad saat dihubungi dari Kota Jayapura, Sabtu.

Dia menjelaskan, seusai rapat pleno seluruh anggota KPU dan Bawaslu dievakuasi ke Wamena guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Secara keseluruhan saat ini situasi kamtibmas di Elelim sudah kondusif dan aktivitas masyarakat berlangsung normal.

Rachmad menjelaskan, sekitar 300 personel, termasuk bawah kendali operasi (BKO) Brimob Kelapa Dua, Kota Depok, Jawa Barat, dikerahkan untuk mengamankan pleno KPU. Anggota Bawaslu Papua Jamaludin, mengakui, rapat pleno KPU Yalimo sempat ricuh namun rekapitulasi selesai dilaksanakan.

"Usai rapat pleno, kami langsung dievakuasi ke Wamena melalui jalan darat," kata Jamal yang saat ini mengaku berada di Wamena. Hasil rapat pleno KPU Yalimo, paslon Bupati Erdi Dabi-Jhon Wilil mendapatkan 47.881 suara, sedangkan paslon Lukius Peyon-Nahum Mabel memperoleh 43.067 suara.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile