Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

 

20 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Undip Tanggapi Isu Bocor Data 125 Ribu Mahasiswa dan Alumni

Rabu 06 Jan 2021 14:36 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Universitas Diponegoro (Undip)

Universitas Diponegoro (Undip)

Foto: ft.undip.ac.id
Undip menegaskan data mahasiswa dan alumni aman tersimpan di server.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Universitas Diponegoro (Undip) Semarang memastikan data mahasiswa perguruan tinggi negeri di kampus itu masih aman tersimpan dalam server. Hal tersebut disampaikan Plt Wakil Rektor 3 Bidang Komunikasi dan Bisnis Undip Semarang, Dwi Cahyo Utomo menanggapi unggahan akun Twitter @fannyhasbi tentang dugaan data 125 ribu mahasiswa kampus tersebut yang bocor di dunia maya.   

 

"Sampai saat ini data yang ada di server masih aman dan berjalan seperti biasa," katanya.   

Baca Juga

Dwi belum bisa memastikan kebenaran informasi tentang data yang diduga bocor tersebut merupakan milik Undip atau bukan. Menurut dia, investigasi sudah dilakukan untuk menindaklanjuti informasi tersebut.   

Ia menuturkan beredarnya informasi tentang data mahasiswa yang bocor itu perlu diwaspadai motif di belakangnya. "Jangan-jangan ini pancingan agar server Undip terbuka," tambahnya.   

Dwi juga menyebut tidak menutup kemungkinan untuk membawa unggahan tentang dugaan kebocoran data mahasiswa Undip itu ke jalur hukum. Sebelumnya, akun Twitter @fannyhasbi mengunggah status tentang dugaan kebocoran data 125 ribu mahasiswa dan alumnus Undip Semarang.   

Data tersebut antara lain berisi nama, alamat, jalur masuk, alamat surat elektronik, password, IPK, riwayat sekolah, beasiswa dan beberapa data penting lainnya.   

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile