Jumat 08 Jan 2021 14:13 WIB

Pelatih Brighton: Sepak Bola Bukan Segalanya Saat Pandemi

Brighton akan bertanding dalam putaran ketiga Piala FA.

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Israr Itah
 Pelatih Brighton & Hove Albion Graham Potter
Foto: /Alex Livesey / POOLGETTY POOL
Pelatih Brighton & Hove Albion Graham Potter

REPUBLIKA.CO.ID, BRIGHTON -- Pelatih Brighton & Hove Albion Graham Potter menegaskan, sepak bola bukan segalanya jika dibandingkan penanggulangan pandemi Covid-19. Beberapa jadwal pertandingan putaran ketiga Piala FA terancam batal karena terdapat laporan penularan Covid-19 yang meningkat di internal klub peserta. 

Laga Southampton melawan Shrewsbury dibatalkan karena ada anggota tim yang terjangkit virus corona baru. Kemudian, Aston Villa dan Middlesbrough juga terancam tak bisa mengirim pemainnya karena hal serupa. 

Baca Juga

Villa yang akan menjamu Liverpool terpaksa menutup tempat latihan mereka karena jumlah kasus positif Covid-19 yang tinggi pada pemain dan staf klub. 

Kemudian Derby County mau tak mau mengirim pemain U-23 dan U-18 karena beberapa pemain skuad inti mereka terjangkit virus. Wayne Rooney selaku pelatih dan pemain tim inti memilih untuk menjalani karantina mandiri. 

Sedangkan, Brighton akan bersiap menghadapi Newports pada Ahad (10/1) waktu setempat. Melihat hal itu, Graham Potter memilih untuk pasrah terhadap apa pun yang terjadi terhadap kompetisi. 

"Jika anda berkata (kompetisi) ini penting setelah melihat apa yang terjadi, maka sebenarnya hal ini bukan hidup dan mati. Ini hanya Piala FA," kata Potter seperti dilansir Sportsmole, Jumat (8/1). 

 

Klasemen Premier League Musim 2024
Pos Team Main Menang Seri Kalah Gol -/+ Poin
1 Liverpool Liverpool 11 9 1 1 21 15 28
2 Manchester City Manchester City 11 7 2 2 22 9 23
3 Chelsea Chelsea 11 5 4 2 21 8 19
4 Arsenal Arsenal 11 5 4 2 18 6 19
5 Nottingham Forest Nottingham Forest 11 5 4 2 15 5 19
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
وَمَا تَفَرَّقُوْٓا اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًاۢ بَيْنَهُمْۗ وَلَوْلَا كَلِمَةٌ سَبَقَتْ مِنْ رَّبِّكَ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى لَّقُضِيَ بَيْنَهُمْۗ وَاِنَّ الَّذِيْنَ اُوْرِثُوا الْكِتٰبَ مِنْۢ بَعْدِهِمْ لَفِيْ شَكٍّ مِّنْهُ مُرِيْبٍ
Dan mereka (Ahli Kitab) tidak berpecah belah kecuali setelah datang kepada mereka ilmu (kebenaran yang disampaikan oleh para nabi) karena kedengkian antara sesama mereka. Jika tidaklah karena suatu ketetapan yang telah ada dahulunya dari Tuhanmu (untuk menangguhkan azab) sampai batas waktu yang ditentukan, pastilah hukuman bagi mereka telah dilaksanakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang mewarisi Kitab (Taurat dan Injil) setelah mereka (pada zaman Muhammad), benar-benar berada dalam keraguan yang mendalam tentang Kitab (Al-Qur'an) itu.

(QS. Asy-Syura ayat 14)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement