Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

11 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Bantuan Kagama Bagi Korban Bencana Sulbar, Kalsel, dan Jabar

Selasa 19 Jan 2021 12:04 WIB

Rep: wahyu suryana/ Red: Hiru Muhammad

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Kepala BNPB Doni Monardo (kanan), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kiri) dan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos Muhammad Safii Nasution menyampaikan pengarahan usai bertemu para pengungsi di Stadion Manakarra, Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (19/1/2021). Presiden Joko Widodo meninjau penanganan pasca bencana gempa bumi magnitudo 6,2 yang terjadi di daerah tersebut.

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Kepala BNPB Doni Monardo (kanan), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kiri) dan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos Muhammad Safii Nasution menyampaikan pengarahan usai bertemu para pengungsi di Stadion Manakarra, Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (19/1/2021). Presiden Joko Widodo meninjau penanganan pasca bencana gempa bumi magnitudo 6,2 yang terjadi di daerah tersebut.

Foto: SIGID KURNIAWAN/ANTARA
Kagama akan berkordinasi dengan pihak lain untuk memetakan kebutuhan warga

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN--Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (PP Kagama) memberi bantuan logistik kepada warga korban bencana alam di Tanah Air. Mulai tanah longsor Jawa Barat, gempa Sulawesi Barat dan banjir Kalimantan Selatan.

Koordinator Satgas PP Kagama, drg. Moch Agus Ramli mengatakan, pendistribusian bantuan logistik merupakan bentuk tanggap bencana alumni UGM berbagai daerah. Indonesia. Mereka ambil bagian dalam membantu penanganan korban bencana alam."Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dalam membantu warga korban bencana," kata Agus, Senin (18/1).

Agus menuturkan, untuk program peduli bencana kali ini Kagama tidak menurunkan personel ke lapangan membantu langsung warga terdampak bencana. Keputusan itu diambil karena situasi Indonesia masih berada pada masa pandemi Covid-19.

"Kita tidak menurunkan personel ke lapangan seperti saat bencana gempa di Lombok, Palu dan lainnya. Karena masih pandemi kita mengaktifkan teman-teman Pengurus Daerah (Pengda) dan Pengurus Cabang (Pengcab) Kagama," ujar Agus.

Adapun bantuan yang diserahkan PP Kagama untuk korban bencana di tiga provinsi itu berupa kebutuhan-kebutuhan logistik seperti makanan, minuman, pakaian, dan perlengkapan sanitasi. Pendistribusian diserahkan ke Pengda/Pengcab Kagama.

Saat ini, lanjut Agus, Kagama masih akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memetakan hal-hal lain yang masih dibutuhkan. Sehingga, penyaluran bantuan lain bisa benar-benar memenuhi kebutuhan warga. 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile