Selasa 16 Feb 2021 04:25 WIB

Dampak Banjir, Puluhan Vaksin Covid-19 Rusak di Indramayu

Rusaknya puluhan vaksin di Indramayu dilaporkan ke Dinkes Jabar. 

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Irfan Fitrat
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu Deden Bonni Koswara.
Foto: Dok Diskominfo Indramayu
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu Deden Bonni Koswara.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU — Banjir dilaporkan berdampak terhadap stok vaksin Covid-19 di Kabupaten Indramayu. Berdasarkan informasi dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, ada sejumlah vaksin yang rusak di puskesmas wilayah Kecamatan Haurgeulis.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu Deden Bonni Koswara mengatakan, pascabanjir, dilakukan pengecekan kondisi vaksin Covid-19 yang tersimpan di puskesmas-puskesmas. Diketahui ada vaksin yang rusak. “Ada 24 vaksin yang rusak, yang sebelumnya tersimpan di Puskesmas Wanakaya, Kecamatan Haurgeulis,” ujar dia di Pendopo Indramayu, Senin (15/2).

Banjir juga dilaporkan berdampak terhadap Puskesmas Sukagumiwang. Namun, saat terjadi banjir, vaksin yang tersimpan di puskesmas tersebut masih terkunci di dalam boks, sehingga kondisinya dinilai aman. “Saat itu langsung diamankan dan dititipkan ke rumah ibu bidannya,” kata Deden.

Vaksin Covid-19 dari Sinovac yang didistribusikan ke sejumlah daerah ini mesti tersimpan pada antara 2-8 derajat Celsius. Hal itu untuk menjaga kualitasnya.

Deden mengatakan, rusaknya sejumlah vaksin Covid-19 di Indramayu ini akan dilaporkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat (Jabar). Ia berharap segera dilakukan penggantian.

Baca juga : Kemenkes Pastikan tidak Ada Vaksinasi Mandiri

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement