Rabu 24 Feb 2021 13:07 WIB

Perkembangan Zaman Jangan Rusak Sendi Kehidupan Beragama

Sendi kehidupan beragama harus menjadi fondasi bagi kemajuan bangsa.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ani Nursalikah
Perkembangan Zaman Jangan Rusak Sendi Kehidupan Beragama.
Foto: Republika.co.id
Perkembangan Zaman Jangan Rusak Sendi Kehidupan Beragama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Muhammad Fuad Nasar menyampaikan era perkembangan teknologi informasi menjadi tantangan pemerintah untuk tetap menjaga ideologi dan integrasi bangsa. 

Fuad mengatakan, perubahan zaman yang begitu dinamis saat ini jangan sampai mengubah tatanan kehidupan masyarakat sebagai bangsa yang beragama. Hal tersebut sesuai amanat dalam konstitusi negara Indonesia. 

Baca Juga

"Kepentingan kita tentu pertama-tama adalah menjaga sendi-sendi kehidupan beragama agar tidak tergerus oleh perubahan apa pun," kata Fuad melalui pesan tertulis yang diterima Republika.co.id, Rabu (24/2).

Ia menegaskan, sendi-sendi kehidupan beragama harus menjadi fondasi bagi kemajuan bangsa. Sebab jati diri bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement