Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

10 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Israel akan Vaksinasi 100 Ribu Pekerja Palestina

Selasa 02 Mar 2021 05:49 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nur Aini

Seorang warga Israel menerima vaksin virus corona dari staf medis di pusat vaksinasi COVID-19 di Tel Aviv, Israel, Rabu, 6 Januari 2021.

Seorang warga Israel menerima vaksin virus corona dari staf medis di pusat vaksinasi COVID-19 di Tel Aviv, Israel, Rabu, 6 Januari 2021.

Foto: AP/Sebastian Scheiner
Vaksin akan diberikan kepada warga Palestina yang bekerja di wilayah Israel

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Israel akan menyediakan layanan untuk 100 ribu warga Palestina yang bekerja di wilayahnya atau di permukiman ilegal di Tepi Barat. Hal itu diharapkan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari mendatang.

"Selama beberapa hari mendatang, kampanye vaksinasi akan dimulai untuk pekerja Palestina yang dipekerjakan di Israel dan di komunitas di seluruh Yudea dan Samaria (Tepi Barat)," kata Kantor Koordinator Kegiatan Pemerintah di Wilayah Israel (Cogat) dikutip laman Middle East Monitor pada Senin (1/3).

Baca Juga

Cogat menyebut layanan vaksinasi untuk warga Palestina menjadi bagian untuk memerangi pandemi. Di sisi lain, hal itu bertujuan menjaga fungsi ekonomi. Israel mulai membuka kembali sebagian sektor perekonomiannya pada 21 Februari lalu. Hal itu dilakukan setelah hampir separuh populasi Israel yang berjumlah sembilan juta jiwa telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19.

Kendati kegiatan perekonomian mulai normal, pemakaian masker dan jarak sosial masih tetap berlaku. Sinagoge, masjid, atau gereja juga diharuskan membagi dua ukuran jemaah normalnya. Berbeda dengan Israel, Palestina menghadapi situasi yang lebih pelik.

Bank Dunia mengatakan rencana vaksinasi Covid-19 di Palestina menghadapi kekurangan dana sebesar 30 juta dolar AS. Penghitungan itu sudah mencakup dukungan dari skema vaksin global untuk negara berpenghasilan rendah.

Baca juga : 5 Kerugian Datang Terlambat Sholat Berjamaah di Masjid

Palestina berencana memvaksinasi 20 persen warganya dengan menggunakan vaksin Covax. Covax adalah program yang dipimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan bertujuan menyediakan 20 persen vaksin gratis bagi negara-negara berpenghasilan rendah serta menengah. Para pejabat Palestina berharap bisa memperoleh vaksin tambahan untuk mencapai cakupan 60 persen.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile