Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

 

8 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Koalisi Arab Saudi Hancurkan Rudal Houthi yang Incar Jazan

Kamis 04 Mar 2021 07:50 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Teguh Firmansyah

Kelompok pemberontak Houthi Yaman

Kelompok pemberontak Houthi Yaman

Foto: AP
Houthi mengaku lepaskan tembakan ke fasilitas perusahaan minyak Aramco di Jeddah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAZAN -- Media-media Arab Saudi melaporkan koalisi pimpinan  Arab Saudi di Yaman berhasil menghancurkan rudal balistik kelompok pemberontak Houthi yang mengincar kota Jazan. Pada Kamis (4/3) Hothi mengatakan mereka melepaskan tembakan ke fasilitas perusahaan minyak Aramco di Kota Jeddah, Arab Saudi.

 

"Hari pasukan rudal menggelar serangan ke fasilitas perusahaan minyak Arab Saudi, Aramco di Jeddah dengan rudal Quds 2, serangan ini tepat sasaran," kata juru bicara Houthi Yahya Sarea seperti dikutip Sputnik News.

Baca Juga

Arab Saudi tidak mengkonfirmasi mengenai serangan di Jeddah. Sebagian besar fasilitas minyak Aramco terletak di provinsi sebelah timur sekitar 1.000 kilometer dari Jeddah. Data dari Flightradar24 menunjukkan pola pesawat-pesawat di sekitar Jeddah ditahan atau dialihkan ke bandara lain.

Pada Februari terjadi bentrokan saat Houthi mencoba maju ke distrik Sirwah, Marib. Benteng strategis pemerintah Yaman yang menampung perkemahan militer yang terletak sekitar 30 kilometer dari ibukota provinsi.

Sejak tahun 2014 lalu Yaman diguncang perang antara pasukan yang loyal pada Presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi dan pemberontak Houthi. Pada 2015 koalisi yang dipimpin Arab Saudi menggelar operasi militer untuk mengembalikan kekuasaan Mansur Hadi.

Houthi yang didukung Iran masih menguasai sebagian besar wilayah bagian utara Yaman termasuk Sana'a. Perang Yaman dianggap pertempuran perebutan kekuasaan antara Arab Saudi dan Iran di Timur Tengah.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile