Selasa 09 Mar 2021 14:01 WIB

Kang Emil: Rabu, 150 Tokoh Sepuh di Jabar Divaksin

Salah satu tokoh yang divaksin adalah eks gubernur Letjen (Purn) Solihin GP.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil.
Foto: Humas Pemprov Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Kang Emil mengatakan, sebanyak 150 tokoh sepuh di provinsi itu bakal disuntik vaksin Covid-19 di rumah dinas Gubernur Jabar, yaitu Gedung Negara Pakuan Kota Bandung pada Rabu (10/3).

"Besok, tokoh sepuh Jabar yang akan divaksin Covid-19 dengan pasanganya sekitar 150-an," kata Kang Emil di Kota Bandung, Jabar, Selasa (9/3).

Kang Emil menuturkan, alasan menjadikan Gedung Negara Pakuan Bandung sebagai tempat vaksinasi Covid-19, karena memiliki gedung olahraga dan halamannya luas. "Saya memberikan gestur yang sama bahwa di rumah dinas Gubernur Jabar pun direlakan jadi tempat vaksinasi massal bagi rakyat Jabar," kata Kang Emil.

Menurut dia, salah satu tokoh Jabar yang akan menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Dinas Gubernur Jabar ialah mantan Gubernur Jabar Letjen (Purn) Solihin GP atau Mang Ihin. "Dimulai besok tokoh-tokoh di Jabar dulu, ada Mang Ihin, tokoh-tokoh besar semuanya itu akan diatur untuk disuntik vaksin di sini, setelah beres, tempat itu tetap akan dipergunakan," ujar Kang Emil.

Dia berharap, keputusannya menjadikan rumah dinas sebagai tempat vaksinasi Covid-19 bisa menjadi contoh bagi kepala daerah lainnya."Mudah-mudahan diikuti kepala daerah yang lain dimana memiliki gedung yang besar harus dimanfaatkan, TNI/Polri juga diinstruksikan menggunakan gedung-gedung," kata Kang Emil.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement