Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

 

10 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tren Membaca Meningkat, Saham Blooomsbury Naik 12 Persen

Kamis 25 Mar 2021 03:34 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Friska Yolandha

 Seorang pria berbaring di tempat tidur gantung dan membaca buku di depan kota tua di Dresden, Jerman. Bloomsbury Publishing telah merevisi perkiraan keuntungannya untuk kedua kalinya tahun ini.

Seorang pria berbaring di tempat tidur gantung dan membaca buku di depan kota tua di Dresden, Jerman. Bloomsbury Publishing telah merevisi perkiraan keuntungannya untuk kedua kalinya tahun ini.

Foto: AP/Sebastian Kahnert/DPA
Bloomsburry melihat kenaikan penjualan pada Februari.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Bloomsbury Publishing telah merevisi perkiraan keuntungannya untuk kedua kalinya tahun ini. Hal ini berkat tren membaca yang meningkat selama pandemi.

 

Investor telah mengharapkan keuntungan sebesar 14,8 juta pound sterling setelah pernyataan sebelumnya pada bulan Januari, tetapi perusahaan mengatakan keuntungan akan jauh di depan itu. Saham Bloomsbury naik 12 persen di awal perdagangan, dilansir di BBC, Kamis (25/3). 

Bloomsbury memilih buku Sarah Maas terbaru, A Court of Silver Flames, bersama dengan Outlawed, We Are Bellingcat, dan penjualan besar Harry Potter. Penerbit tersebut mengatakan fokusnya pada pengembangan konten akademik digital telah membawa manfaat melalui permintaan yang lebih tinggi untuk akses jarak jauh ke materi pembelajaran oleh lembaga akademik.

CEO Bloomsbury, Nigel Newton, mengatakan bahwa popularitas membaca selama lockdown adalah sinar matahari di tahun lalu yang sangat gelap. 

"Februari, bulan terakhir tahun finansial kami, melihat kinerja penjualan yang luar biasa untuk Bloomsbury sebagai lonjakan dalam membaca yang berlanjut," kata Newton.

Newton memperingatkan bahwa tidak jelas apakah kebiasaan membaca telah berubah secara permanen, tetapi dia yakin dengan kekuatan bisnis yang mendasarinya.

Pernyataan itu juga mengatakan Bloomsbury telah mengembalikan 63 ribu pound dari dana cuti pemerintah Inggris dan tidak mendapat dukungan pemerintah lainnya. Laporan keuangan setahun penuh penerbit akan keluar pada bulan Juni.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile