Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

27 Zulqaidah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Mufti Tunisia Minta Umat Lanjutkan Vaksinasi Saat Ramadhan

Selasa 30 Mar 2021 22:18 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah

Mufti Tunisia Minta Umat Lanjutkan Vaksinasi Saat Ramadhan. Vaksin Covid 19 (ilustrasi)

Mufti Tunisia Minta Umat Lanjutkan Vaksinasi Saat Ramadhan. Vaksin Covid 19 (ilustrasi)

Foto: Flickr
Mendapatkan vaksinasi Covid-19 berarti melindungi diri sendiri dan orang lain.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Mufti Besar Tunisia Othman Battikh mengatakan, vaksin Covid-19 tidak akan membatalkan puasa Ramadhan. Karenanya ia menekankan vaksin Covid-19 tetap dilanjutkan dan akan dimulai pada pertengahan April mendatang.

"Vaksin tidak boleh dianggap sebagai produk nutrisi, dan tidak ada hubungannya dengan pencernaan atau minuman atau makan, karena itu vaksin tidak membatalkan puasa," kata Battikh, dilansir dari Arab News, Selasa (30/3).

Baca Juga

Berbicara pada kantor berita Italia ANSA, ia mendesak semua warga Tunisia terus berpartisipasi dalam kampanye vaksinasi nasional selama Ramadhan. Battikh juga menekankan, dengan melakukan suntikan vaksin akan melindungi diri sendiri dan orang-orang rentan terhadap virus.

Karena itu, vaksin menjafi ikhtiar bagi umat Muslim untuk saling menjaga dan melindungi sesama. "Mendapatkan vaksinasi untuk melindungi diri sendiri dan orang lain adalah kewajiban agama dan nasional," ujarnya.

Pada pertengahan Maret, Mufti Besar Arab Saudi Sheikh Abdul Aziz Al-Asheikh mengatakan menerima suntikan Covid-19 tidak akan membatalkan puasa karena vaksin tidak dianggap sebagai makanan dan minuman. "Vaksin ini diberikan secara intramuskular sehingga tidak membatalkan puasa," ujar Al-Asheikh.

Baca juga : Peninjauan Hilal Ramadhan akan Dilakukan 13 April Mendatang

Menurut Kementerian Kesehatan Tunisia, lebih dari 50 ribu orang telah menerima dosis vaksin pertama mereka pada 13 Maret, ketika kampanye vaksinasi nasional dimulai. Hingga saat ini sekitar 251.169 kasus Covid-19 dan 8.760 kematian telah dilaporkan di Tunisia sejak merebaknya pandemi.

 

https://www.arabnews.com/node/1834531/middle-east

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile