Monday, 5 Zulhijjah 1443 / 04 July 2022

Monday, 5 Zulhijjah 1443 / 04 July 2022

5 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Palang Merah Myanmar Dilaporkan Diintimidasi Junta Militer

Kamis 01 Apr 2021 11:54 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini

Orang-orang mendorong tandu dengan tubuh seorang pria yang menurut seorang dokter ditembak dan dibunuh pada hari Selasa, 23 Maret 2021, oleh pasukan keamanan Myanmar dalam protes anti kudeta di Mandalay, Myanmar.

Orang-orang mendorong tandu dengan tubuh seorang pria yang menurut seorang dokter ditembak dan dibunuh pada hari Selasa, 23 Maret 2021, oleh pasukan keamanan Myanmar dalam protes anti kudeta di Mandalay, Myanmar.

Foto: AP/AP
Palang Merah Myanmar merawat korban yang terluka

REPUBLIKA.CO.ID, YANGON -- International Federation of Red Cross (IFRC) dan Red Crescent Societies melaporkan bahwa para pekerja Palang Merah Myanmar ditangkap, diintimidasi, dan terluka di garis depan. Mereka mencoba untuk merawat korban warga sipil atau pengunjuk rasa yang terluka dan jumlahnya kian meningkat.

Badan internasional tersebut sangat prihatin dengan krisis kemanusiaan yang berkembangan dua bulan usai militer melakukan kudeta. Lebih dari 500 warga sipil pengunjuk rasa dilaporkan terunuh oleh aparat yang berupaya menindak gelombang protes.

Baca Juga

Tim Palang Merah Myanmar tercatat telah merawat lebih dari 2.000 orang. Namun, mereka juga menjadi sasaran.

"Petugas pertolongan pertama Palang Merah Myanmar dan petugas medis telah ditangkap, diintimidasi atau terluka dan properti Palang Merah serta ambulans telah dirusak. Ini tidak dapat diterima," ujar Alexander Matheou, Direktur Regional Asia Pasifik IFRC.

"Tenaga kesehatan seharusnya tidak menjadi target. Mereka harus diberikan akses kemanusiaan yang tidak terbatas kepada orang-orang yang membutuhkan," ujarnya menambahkan.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile