Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

13 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Ambisi Bajul Ijo Vs Asa Laskar Joko Tingkir

Sabtu 03 Apr 2021 00:34 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Persebaya Aji Santoso.

Pelatih Persebaya Aji Santoso.

Foto: DOK MEDIA PERSIJA
Persebaya belum terkalahkan di dua laga perdana Grup C Piala Menpora 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persebaya Surabaya tinggal butuh satu poin untuk meloloskan diri ke babak perempat final Piala Menpora 2021. Persebaya akan menghadapi Persela Lamongan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (3/4) demi meraih tujuannya.

Tim berjuluk Bajul Ijo itu melenggang mulus di kompetisi pramusim kali ini karena belum terkalahkan di dua laga perdana Grup C. Ini sekaligus membawa Persebaya sebagai pemimpin klasemen sementara dengan enam poin.

Meskipun terlihat superior, Persebaya belum bisa memastikan diri menembus ke fase gugur. Sebab, masih ada dua pertandingan yang harus dijalani tim besutan Aji Santoso tersebut.

Salah satunya adalah menantang Persela. Dengan waktu persiapan mencapai empat hari, Persebaya lebih diunggulkan. Sebab, Persela hanya punya waktu istirahat satu hari sejak bertanding pada Kamis (1/4) lalu kontra Madura United.

Sebagai pelatih, Aji Santoso tidak ingin menganggap enteng calon lawannya. Ia ingin anak buahnya fokus melakukan evaluasi dalam bertahan. Sebab di dua laga sebelumnya, Bajul Ijo selalu dibobol lawan.

"Anak-anak sudah menunjukkan progres bagus. Yang perlu saya benahi soal pertahanan. Karena kami selalu kebobolan," kata Aji seperti dilansir laman resmi klub, Jumat (3/4). "Saya juga instruksikan untuk bertahan lebih kuat. Disiplin dalam bertahan serta prinsip-prinsip bertahan juga harus dipahami dengan baik."

Di sisi lawan, Persela harus langsung injak gas untuk mempersiapkan diri menghadapi Persebaya. Jadwal padat sedang menghantui tim berjuluk Laskar Joko Tingkir karena menghadapi dua laga dengan jeda waktu hanya satu hari.

Setelah menghadapi Madura United, Persela harus kembali bertarung melawan Persebaya dua hari setelahnya.

Tim besutan Didik Ludianto itu kini berada di peringkat ketiga klasemen dengan koleksi satu poin berkat hasil imbang 1-1 kontra Madura United.

Bak 'Mission Impossible', Persela akan menghadapi laga yang tidak akan berjalan mulus. Terlebih lagi, Laskar Joko Tingkir sama sekali belum mengemas satupun kemenangan di Piala Menpora.

Meski kesempatannya tipis, asa untuk lolos masih terjaga jika Persela mampu menumbangkan Persebaya. Di saat yang sama, Persela juga berharap Madura United terjungkal di tangan Persik Kediri.

Persela bisa kembali mengandalkan Akbar, pemain muda yang menjadi pencetak gol sekaligus man of the match saat melawan Madura United. Selain itu, Persela juga dapat berharap pada striker rekrutan anyar Melvyn Lorenzen. Ia baru menjalani laga debutnya bersama Persela kontra Madura United.

Lorenzen menjalani latihan perdana pada Selasa (30/3) lalu. Walaupun persiapannya sedikit, pemain 26 tahun itu langsung diturunkan selama 90 menit di laga debut.

Lorenzen memang masih belum mampu mencetak gol. Ia diharapkan menunjukkan kapasitasnya sebagai eks bomber dataran Eropa.

Ini adalah kali pertama dirinya berkarier di Asia. Sebelumnya, Lorenzen membela klub-klub Eropa seperti Werder Bremen (2015-2017), ADO Den Haag (2017-2019), dan Karpaty (2019).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile