Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Desktop khazanah detail topline

Edit
IDR 4.000.000
desktop_khazanah_detail_topline

Hujan yang Lama Ditunggu, Diperkirakan Jatuh Saat Ramadhan

Kamis 15 Apr 2021 09:05 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah

Hujan yang Lama Ditunggu, Diperkirakan Jatuh Saat Ramadhan. Hujan di salah satu sudut kota Dubai, Uni Emirat Arab.

Hujan yang Lama Ditunggu, Diperkirakan Jatuh Saat Ramadhan. Hujan di salah satu sudut kota Dubai, Uni Emirat Arab.

Foto: The National
Jumlah curah hujan di bulan ini diperkirakan kurang dari rata-rata keseluruhan.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Uni Emirat Arab (UEA) diperkirakan akan melihat hujan yang telah lama ditunggu-tunggu di Ramadhan ini. Musim dingin adalah salah satu momen terkering dalam beberapa tahun terakhir dengan curah hujan di bawah rata-rata.

Desktop khazanah detail text

Edit
IDR 0
desktop_khazanah_detail_text

Kondisi kering ini mendorong Presiden Sheikh Khalifa mengimbau masyarakat berdoa agar lebih banyak hujan terjadi di Desember. Pola cuaca yang bertekanan tinggi menjaga cuaca tetap teduh di musim dingin ini. Kondisi ini mencegah terjadinya hujan, tetapi sering membawa kabut.

Dilansir di The National News, Kamis (15/4), Pusat Meteorologi Nasional (NCM) UEA menyebut kondisi ini akan tergantikan oleh cuaca bertekanan rendah pada paruh kedua bulan ini. Bahkan, jika hujan akhirnya tiba, diperkirakan akan terjadi kurang dari rata-rata curah hujan per tahun.

Baca Juga

"Selama periode ini, tekanan tinggi Siberia secara bertahap melemah dan menurun, terutama di paruh kedua," kata lembaga tersebut.

UEA dipengaruhi oleh perpanjangan kondisi tekanan rendah. Cuaca bertekanan rendah yang memanjang dari barat atau timur, bila disertai dengan udara bagian atas bertekanan rendah, maka di beberapa area akan kemungkinan hujan. Adapun rata-rata curah hujan di UEA kurang dari 100 mm setahun.

Tapi hujan deras sesekali bisa dirasakan. NCM menyebut curah hujan tertinggi yang tercatat dalam satu hari selama periode tahun-tahun sebelumnya adalah 153,6 mm di atas Rezeen pada 17 April 2003.

“Jumlah curah hujan di bulan ini diperkirakan kurang dari rata-rata keseluruhan,” lanjutnya.

Ramadhan yang tahun ini berlangsung di musim semi, akan relatif panas di kota-kota besar di pesisir, serta sedikit lebih panas di pedalaman.Suhu tertinggi akan berkisar antara 33 derajat Celsius dan 41 derajat Celsius, tetapi kadang-kadang bisa mencapai hingga 48 derajat Celsius di beberapa daerah pedalaman.

Kelembaban yang telah meninggi dalam beberapa bulan terakhir, akan turun sedikit selama periode tersebut. Meski demikian, kabut kemungkinan besar terjadi di beberapa bagian untuk waktu terbatas.

Kelembaban relatif maksimum akan berkisar dari 60 hingga 75 persen dalam semalam dan di pagi hari. Kondisi ini akan jauh lebih rendah pada siang hari, antara 15 hingga 28 persen.

Angin kadang-kadang akan sangat kencang, meniup debu dan pasir. Siang hari secara bertahap akan meningkat selama sebulan, memperpanjang periode puasa dari 14 jam 2 menit di awal menjadi 14 jam dan 44 menit di akhir. 

https://www.thenationalnews.com/uae/environment/uae-weather-ramadan-could-finally-bring-long-awaited-rain-forecasters-say-1.1203577

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

Desktop khazanah detail berita terkait

Edit
IDR 0
desktop_khazanah_detail_berita_terkait
 

BERITA LAINNYA

 

Desktop khazanah detail right 1

Edit
IDR 5.500.000
desktop_khazanah_detail_right_1
 
 

Desktop khazanah detail right 2

Edit
IDR 5.000.000
desktop_khazanah_detail_right_2
 

Desktop khazanah detail right 3

Edit
IDR 4.500.000
desktop_khazanah_detail_right_3
 

Desktop khazanah detail right 3

Edit
IDR 4.500.000
desktop_khazanah_detail_right_3

Desktop khazanah detail right 4

Edit
IDR 4.000.000
desktop_khazanah_detail_right_4

Desktop khazanah detail bottom Frame

Edit
IDR 7.500.000
desktop_khazanah_detail_bottom_Frame