Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Desktop news detail topline

Edit
IDR 7.000.000
desktop_news_detail_topline

Stok Vaksin Menipis, Bagaimana Siasat Pemerintah?

Selasa 20 Apr 2021 18:01 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Agus Yulianto

Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin Covid-19 Sinovac selama program vaksinasi selama Ramadhan di Banda Aceh, Rabu (14/4).

Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin Covid-19 Sinovac selama program vaksinasi selama Ramadhan di Banda Aceh, Rabu (14/4).

Foto: EPA-EFE/HOTLI SIMANJUNTAK
Pemerintah akan memaksimalkan kapasitas produksi yang dimiliki PT Bio Farma.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasokan vaksin Covid-19 di Indonesia disebut semakin menipis. Jumlah dosis vaksin yang tersedia tidak sesuai dengan target vaksinasi yang dikejar pemerintah. 

Desktop news detail text

Edit
IDR 0
desktop_news_detail_text

Padahal, Presiden Jokowi menargetkan sebanyak 70 juta penduduk sudah divaksinasi pada Juli 2021. Sementara, sampai hari ini Indonesia baru menerima 59,5 juta dosis bulk vaksin Sinovac dari China. Angka ini di luar vaksin AstraZeneca yang diterima Indonesia. 

Merespons kondisi ini, pemerintah berupaya mengoptimalkan produksi vaksin dari bahan baku atau bulk yang dilakukan oleh PT Bio Farma. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan, pemerintah juga terus mendukung pengembangan vaksin di dalam negeri selama memenuhi kaidah keilmuan dan etis kesehatan. 

"Pemerintah akan memaksimalkan kapasitas produksi yang dimiliki PT Bio Farma sehingga mampu memenuhi target vaksinasi yang ditetapkan. Selain itu, pemerintah sudah menerima 6 juta bulk vaksin Sinovac pada Ahad (18/4) yang diharapkan dapat meningkatkan produksi vaksin Covid-19 di Indonesia," kata Wiku dalam keterangan pers, Selasa (20/4). 

Untuk mengejar target vaksinasi serta mengurangi risiko kematian akibat Covid-19, pemerintah memprioritaskan vaksinasi terhadap warga lanjut usia (lansia). Prioritas vaksinasi terhadap lansia juga untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas warga di masa Ramadhan dan menjelang Lebaran demi mengunjungi orang tua atau kerabat yang lebih tua. 

Indonesia sendiri sudah meneken kesepakatan pengadaan vaksin dengan Sinovac sebanyak 140 juta dosis sepanjang 2021 ini. Dari pasokan bulk yang sudah masuk ke Indonesia, PT Bio Farma ditargetkan bisa memproduksi sedikitnya 20 juta dosis vaksin jadi hingga akhir Mei 2021. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

Desktop news detail beita terkait

Edit
IDR 55.000.000
desktop_news_detail_beita_terkait
 

BERITA LAINNYA

 

Desktop news detail right 1

Edit
IDR 8.000.000
4500000
 
 

Desktop news detail right 2

Edit
IDR 7.500.000
4000000
 

Desktop news detail right 3

Edit
IDR 7.000.000
35000000
 

Desktop news detail right 3

Edit
IDR 7.000.000
35000000

Desktop news detail right 4

Edit
IDR 7.000.000
desktop_news_detail_right_4

Desktop news detail bottom Frame

Edit
IDR 9.500.000
5000000