Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Desktop khazanah detail topline

Edit
IDR 4.000.000
desktop_khazanah_detail_topline

Pesan Rasulullah SAW Jika Ingin Dampingi Beliau di Surga

Senin 03 May 2021 05:58 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah

Rasulullah SAW mengingatkan sujud dan sholat kunci masuk surga. Ilustrasi Surga

Rasulullah SAW mengingatkan sujud dan sholat kunci masuk surga. Ilustrasi Surga

Foto: Pixabay
Rasulullah SAW mengingatkan sujud dan sholat kunci masuk surga

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Siapa yang tidak ingin menemani Nabi Muhammad SAW di surga? Tentu saja setiap Muslim menginginkannya. Untuk mencapainya diperlukan usaha agar tidak sekadar menjadi keinginan belaka.

Desktop khazanah detail text

Edit
IDR 0
desktop_khazanah_detail_text

Usaha tersebut yaitu dengan melakukan perbuatan yang sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW. Di antaranya, mencintai dan mentaati perintah Allah SWT, banyak mendirikan sholat, berakhlak yang baik, mendidik anak perempuan dan para perempuan dengan baik, dan menyantuni anak yatim piatu.

Harapan menemani Nabi Muhammad di surga ini dimiliki oleh sahabat Nabi bernama Rabiah bin Kaab Al Aslami. Ketika orang lain ingin mencapai dan berjuang mendapatkan sesuatu dalam hidupnya sampai mengorbankan semua yang dimilikinya, Rabiah memilih berharap menemani Rasulullah SAW di surga.

Baca Juga

Rabiah bin Kaab Al Aslami adalah salah seorang sahabat yang bernasib malang. Dia tidak memiliki rumah untuk ditinggali, atau istilahnya pada zaman itu ialah ahlu suffah. Dalam hadits Bukhari, Abu Hurairah berkata, "Ahlu suffah adalah tamu-tamu Islam di mana mereka tidak memiliki keluarga, harta dan saudara."

Hakim Ayyad dalam sebuah riwayat menjelaskan, “Suffah mengacu pada atap di belakang masjid Nabi Muhammad SAW yang biasa menjadi tempat di mana orang miskin berteduh, yang kemudian dikaitkan dengan orang-orang yang berada di sana."

Ibnu Hajar juga menjelaskan, Suffah adalah tempat teduh di belakang Masjid Nabawi yang diperuntukkan bagi orang-orang asing yang tidak memiliki tempat tinggal dan keluarga.

Ibnu Qayyim mengajak umat Muslim untuk melihat bagaimana Rabiah mengabdikan dirinya untuk Nabi Muhammad agar bisa menemaninya di surga. Dia membawakan air wudhu untuk Rasulullah SAW dan berbagai hal lain yang dibutuhkan.

Baca juga : Ciri-Ciri Muslim yang Mencintai Rasulullah SAW

Rabiah kemudian menyampaikan apa yang menjadi keinginannya, yaitu terbebas dari api neraka dan menjadi pendamping Nabi Muhammad di surga. Kisah tersebut tercatat dalam hadits yang diriwayatkan Muslim.

عن ربيعة بن كعب الأسلمي رضي الله عنه: (كنت أبيتُ مع رسول الله صلى الله عليه وسلم فأتيتُه بوَضوئِه وحاجته: فقال لي: سلْ، فقلتُ: أسألُك مرافقتَك في الجنة، قال صلى الله عليه وسلم: أو غير ذلك؟ قلت: هو ذاك، قال: فأعنِّي على نفسِك بكثرة السجود) 

Suatu saat, Rabiah bermalam di rumah Rasulullah SAW, lalu menghampiri beliau dengan membawa air wudhu. Kemudian Nabi SAW berkata, "Mintalah sesuatu."

Lalu Rabiah menjawab, "Aku ingin menemanimu di Surga." Rasulullah bertanya lagi, "Ada permintaan selain itu?" Rabiah mengatakan lagi, "Itu yang aku minta." Nabi Muhammad SAW kemudian bersabda, "Bantulah aku mewujudkan keinginanmu dengan memperbanyak sujud (sholat)."

 

Sumber: islamweb

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

Desktop khazanah detail berita terkait

Edit
IDR 0
desktop_khazanah_detail_berita_terkait
 

BERITA LAINNYA

 

Desktop khazanah detail right 1

Edit
IDR 5.500.000
desktop_khazanah_detail_right_1
 
 

Desktop khazanah detail right 2

Edit
IDR 5.000.000
desktop_khazanah_detail_right_2
 

Desktop khazanah detail right 3

Edit
IDR 4.500.000
desktop_khazanah_detail_right_3
 

Desktop khazanah detail right 3

Edit
IDR 4.500.000
desktop_khazanah_detail_right_3

Desktop khazanah detail right 4

Edit
IDR 4.000.000
desktop_khazanah_detail_right_4

Desktop khazanah detail bottom Frame

Edit
IDR 7.500.000
desktop_khazanah_detail_bottom_Frame