Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Desktop news detail topline

Edit
IDR 7.000.000
desktop_news_detail_topline

Kami Bandingkan Tes di KPK dengan di Buku Soal, Ini Hasilnya

Kamis 06 May 2021 07:00 WIB

Red: Stevy maradona

Gedung KPK

Gedung KPK

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Soal tes disusun oleh sejumlah pihak seperti TNI AD, BIN, dan BNPT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polemik soal tes wawasan kebangsaan (TWK) bagi pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga usai. Pimpinan KPK kemarin sudah mengumumkan soal 75 orang pegawai yang tidak lulus tes tersebut.

Desktop news detail text

Edit
IDR 0
desktop_news_detail_text

Namun, publik masih dibuat mengerenyit terkait isi soal tes wawasan kebangsaan tersebut. Republika.co.id kemudian membandingkan isi soal tes TWK di KPK tersebut dengan beberapa buku panduan tes TWK seleksi masuk CPNS yang beredar di pasaran. Hasilnya?

Dari penelusuran Republika, tercatat ada beberapa model soal TWK di KPK yang muncul, baik itu disampaikan oleh pegawai KPK itu sendiri maupun yang beredar di pers. Misal, satu pegawai menyoroti munculnya pertanyaan tentang memilih menggunakan doa qunut atau tidak menggunakan doa qunut dalam salat. 

Kemudian, muncul pula pertanyaan yang ingin menggali wawasan pegawai KPK soal seputar Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq, keberadaan Hizbut Tahrir Indonesia, kepercayaan suku Tionghoa, hak-hak kelompok LGBT, dan sejumlah lainnya. 

"Kan ini lucu-lucuan," kata salah satu pegawai KPK pada Republika.co.id, kemarin. 

Soal lainnya yang muncul misal menyatakan sikap setuju tidak setuju terhadap sejumlah isu, seperti: 

- Saya memiliki masa depan yang suram

- Saya hidup untuk menebus dosa-dosa masa lalu

- Semua orang China sama saja

- Semua orang Jepang kejam

- UU ITE mengancam kebebasan berpendapat

- Agama adalah hasil pemikiran manusia

- Nurdin M Top, Imam Samudra, Amrozi melakukan jihad

- Budaya barat merusak moral orang Indonesia

- Kulit berwarna tidak pantas menjadi atasan kulit putih

- Demokrasi dan agama harus dipisahkan

- Hak kaum homoseks harus tetap dipenuhi

- Perlakuan kepada narapidana kurang keras. Harus ditambahkan hukuman badan. 

Kemudian, ada soal membuat esai mengenai keberadaan Organisasi Papua Merdeka, gerakan Darul Islam/ Tentara Islam Indonesia, Partai Komunis Indonesia, HTI, FPI, dan Habib Rizieq. 

Seleksi ini dilakukan terkait peralihan status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara. Tes TWK adalah tes yang memang harus dilakukan oleh setiap orang yang ingin menjadi ASN. Republika kemudian membandingkan pertanyaan tes TWK KPK ini dengan sejumlah buku buku soal tes CPNS yang beredar di pasaran. Ada empat buku tes CPNS yang dijadikan contoh pembanding: 'Drilling Semua Jenis Soal Tes CPNS Sistem CAT dan PBT' terbitan Grasindo, 2017, 'Panduan Wajib CAT CPNS 2021-2022' terbitan Kompas Ilmu, 'Top Bank Semua Jenis Soal Tes CPNS Sistem CAT Paling Akurat' terbitan Grasindo 2016, dan 'Materi yang Sering Keluar dalam TesCPNS' terbitan BIP 2017.

Baca juga : Ketua WP KPK: TWK Sarana Singkirkan Pegawai Berintegritas

Secara umum, dalam keempat buku ini disebutkan TWK adalah terkait materi soal Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia meliputi sistem tata negara, pemerintahan pusat dan daerah, sejarah perjuangan bangsa, peranan Indonesia di regional maupun global, serta kemampuan berbahasa Indonesia. 

Dari perbandingan beberapa soal TWK di KPK dengan TWK di keempat buku ini memang tidak ada kemiripan sama sekali. Menelusuri soal TWK di keempat buku itu relatif sama terait materi yang disebutkan pada paragraf di atas. Misal, dalam buku 'Drilling Semua Jenis Soal Tes CPNS' ada pertanyaan pilihan seperti: 

- Rumusan dasar negara diungkapkan pada 1 Juni 1945 oleh? 

- UUD 1945 diamendemen sebanyak?

- Perjuangan Serikat Islam merupakan?

- Perbandingan ideologi Pancasila dengan Ideologi liberalisme adalah?

- Kerajaan besar yang berada di Sumatra dan pernah dipimpin oleh Raja Balaputra Dewa adalah?

 

Kemudian dalam buku Panduan Wajib CAT CPNS ditemukan soal soal pilihan ganda seperti: 

- Pola hidup sederhana dalam kehidupan sehari-hari dapat diartikan?

- Ciri positif demokrasi ekonomi berdasarkan Pancasila menurut UUD 1945 adalah?

- Bersalaman dengan tangan kanan atau hormat pada orang yang dituakan merupakan contoh perbuatan yang sesuai dengan?

- Contoh pelaksanaan politik luar negeri yang bebas dan aktif berdasarkan Pancasila adalah?

- Pancasila sebagai ideologi terbuka mengandung nilai?

 

Sedangkan dalam buku Top Bank Semua Jenis Soal TES CPNS Sistem CAT Paling Akurat ditemukan soal pilihan ganda seperti:

- Pedoman penghayatan dan pengamalan Pancasila ditetapkan pada tanggal?

- Komunisme tidak boleh dibiarkan tumbuh dan berkembang di Indonesia karena?

- Yang dimaksud dengan referendum adalah?

- Untuk menumpas pemberontakan DI/TII di Jawa Tengah digunakan operasi militer?

- Adanya adu mulut antara anggota DPR akibat dari?

- Salah satu peran pers dalam pembangunan nasional adalah?

 

Sejumlah pihak mengkritisi dan menyoroti model soal TWK di KPK tersebut. Namun, KPK bergeming dengan mengatakan bahwa tes tersebut dibuat oleh sejumlah pihak, termasuk Kementerian ASN, Dinas Psikologi TNI AD, Badan Intelijen Strategis TNI, Badan Intelejen Negara, dan Badan NAsional Penanggulangan Terorisme. 

Bagi publik kemudian, yang masih mengganjal adalah apakah soal TWK bagi pegawai KPK memang sengaja disusun berbeda dengan soal TWK bagi yang ingin masuk ke ASN? Apakah soal TWK di KPK spesifik atau tetap umum? Namun, apa pun itu, TWK di KPK sudah berlangsung dan sudah ada hasilnya. Seribuan pegawai KPK lulus tes menyisakan 75 pegawai yang tak lulus. 

Baca juga : UAH Bicara Soal Doa Qunut yang Dicatut TWK KPK

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

Desktop news detail beita terkait

Edit
IDR 55.000.000
desktop_news_detail_beita_terkait
 

BERITA LAINNYA

 

Desktop news detail right 1

Edit
IDR 8.000.000
4500000
 
 

Desktop news detail right 2

Edit
IDR 7.500.000
4000000
 

Desktop news detail right 3

Edit
IDR 7.000.000
35000000
 

Desktop news detail right 3

Edit
IDR 7.000.000
35000000

Desktop news detail right 4

Edit
IDR 7.000.000
desktop_news_detail_right_4

Desktop news detail bottom Frame

Edit
IDR 9.500.000
5000000