Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Desktop internasional detail topline

Edit
IDR 2.500.000
desktop_internasional_detail_topline

TV Iran Siarkan Video Propaganda Peledakan Gedung Capitol AS

Kamis 06 May 2021 10:50 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Christiyaningsih

 Sebuah foto selebaran yang disediakan oleh situs resmi Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) (Sepahnews) menunjukkan, kepala Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) Hossein Salami (kanan) menyaksikan peluncuran rudal selama latihan militer di lokasi yang tidak diketahui, Iran tengah, Jumat (15/1/2021).

Sebuah foto selebaran yang disediakan oleh situs resmi Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) (Sepahnews) menunjukkan, kepala Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) Hossein Salami (kanan) menyaksikan peluncuran rudal selama latihan militer di lokasi yang tidak diketahui, Iran tengah, Jumat (15/1/2021).

Foto: EPA-EFE/SEPAHNEWS
Video menunjukkan formasi IRGC dan rudal diluncurkan dari tempat yang dirahasiakan

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- TV pemerintah Iran menayangkan video propaganda yang menunjukkan rudal yang meledakkan gedung Capitol Amerika Serikat (AS). Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) dilaporkan menyiarkan video itu pada akhir pekan ini.

IRGC menayangkan video propaganda ini sebelum Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dijadwalkan memberikan pidato di televisi. Klip berdurasi 11 detik tersebut menampilkan pasukan IRGC bersenjata berbaris dalam formasi. Sebuah rudal diluncurkan di lokasi yang dirahasiakan dan diikuti oleh adegan-adegan di Capitol AS yang meledak dalam kobaran api. Video itu kemudian menunjukkan ulama Iran berjalan menuju Yerusalem.

Analis di Tony Blair Institute, Kasra Aarabi, mengidentifikasi musik latar klip tersebut sebagai lagu nasionalis Iran dengan lirik yang menggambarkan Capitol sebagai istana penindasan. "Dihancurkan oleh IRGC Alavi (Imam Ali), dan kabar baik tentang pembebasan Quds (Yerusalem) datang dari Iran," ujarnya dikutip dari Arab News.

Pemutaran video itu bertepatan dengan pembicaraan nuklir yang saat ini sedang berlangsung antara Iran dan AS di Wina. Laporan menunjukkan bahwa pada saat video ditayangkan, musuh politik semakin mendekati kesepakatan untuk melanjutkan kesepakatan nuklir 2015, Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) yang sebelumnya ditinggalkan oleh AS dalam masa kepemimpinan Donald Trump.

Desktop internasional detail text

Edit
IDR 0
desktop_internasional_detail_text

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

Desktop internasional detail berita terkait

Edit
IDR 0
desktop_internasional_detail_berita_terkait
 

BERITA LAINNYA

 

Desktop internasional detail right 1

Edit
IDR 3.500.000
desktop_internasional_detail_right_1
 
 

Desktop internasional detail right 2

Edit
IDR 3.000.000
desktop_internasional_detail_right_2
 

Desktop internasional detail right 3

Edit
IDR 2.500.000
desktop_internasional_detail_right_3
 

Desktop internasional detail right 3

Edit
IDR 2.500.000
desktop_internasional_detail_right_3

Desktop internasional detail right 4

Edit
IDR 2.000.000
desktop_internasional_detail_right_4

Desktop internasional detail bottom Frame

Edit
IDR 4.500.000
desktop_internasional_detail_bottom_Frame