Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Desktop news detail topline

Edit
IDR 7.000.000
desktop_news_detail_topline

Sempitnya Segmentasi Partai Ummat Dinilai Jadi Kelemahan

Jumat 14 May 2021 06:00 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Bayu Hermawan

Pangi Syarwi Chaniago.

Pangi Syarwi Chaniago.

Foto: Dok. Pribadi
Pengamat menilai sempitnya segmentasi Partai Ummat jadi kelemahan serta kekuatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai Partai Ummat yang baru dideklarasikan Amien Rais berupaya untuk menyasar basis pemilih muslim yang mazhab politiknya berseberangan dengan pemerintah. Di satu sisi pilihan untuk mempersempit segmentasi pemilih adalah kelemahan, namun di sisi lain akan berubah menjadi kekuatan jika segmen basis digarap dengan serius. 

Desktop news detail text

Edit
IDR 0
desktop_news_detail_text

"Ini artinya, secara tidak langsung partai-partai yang punya segmentasi dan basis pemilih yang sama akan mendapat kompetitor baru terutama bekas partainya lamanya," kata Pangi dalam keterangan tertulisnya.

Pangi melihat, sebagai politikus senior, Amien dinilai sudah menghitung secara  matang dan mengevaluasi perjalanan politiknya selama ini. Pembentukan Partai Ummat walaupun secara eksplisit mempersempit ruang gerak partai baru ini namun pemilih di segmen ini masih sangat besar yang belum tergarap dan terwakili secara politik. 

Baca Juga

"Sejalan dengan itu, tentu kita juga akan bertanya tanya, apa diferensiasi dengan partai Islam lainnya, apakah partai terbuka atau tertutup, apakah partai berbasis figur/massa, partai berbasis ideologi, apakah partai IT, atau partai kader?," ujarnya.

Pangi juga memandang upaya Amien Rais untuk membangun kembali kekuatan politiknya patut diapresiasi. Menurutnya di usia Amien yang sudah tidak lagi dianggap muda, Amien masih punya energi dan semangat besar untuk membangun partai politik baru.

"Sudah menjadi rahasia umum ini bukan pekerjaan mudah" ucapnya.

Menurutnya tak menutup kemungkinan loyalis Amien Rais, yang menganggap Amin Rais adalah guru politiknya akan merapat ke Partai Ummat. Meskipun saat ini sebagian masih bertahan di PAN dengan alasan pragmatis maupun transaksional mengamankan posisi dan kepentingan jabatan politik.

"Semoga ijtihad politik Amien Rais kali ini untuk melawan kezaliman dan menegakkan keadilan yang saya dengar-dengar selama ini menjadi platform ideologi partainya bisa diwujudkan, namun tetap trayek politik yang tidak lah mudah," ujarnya. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

Desktop news detail beita terkait

Edit
IDR 55.000.000
desktop_news_detail_beita_terkait
 

BERITA LAINNYA

 

Desktop news detail right 1

Edit
IDR 8.000.000
4500000
 
 

Desktop news detail right 2

Edit
IDR 7.500.000
4000000
 

Desktop news detail right 3

Edit
IDR 7.000.000
35000000
 

Desktop news detail right 3

Edit
IDR 7.000.000
35000000

Desktop news detail right 4

Edit
IDR 7.000.000
desktop_news_detail_right_4

Desktop news detail bottom Frame

Edit
IDR 9.500.000
5000000