REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Chelsea FC meraih hasil mengejutkan saat bertemu Arsenal pada lanjutan Liga Primer Inggris. The Blues kalah 0-1 dari the Gunners di Stadion Stamford Bridge, London, Kamis (13/5) dini hari WIB.
Gol tunggal kemenangan tim tamu tercipta melalui sontekan Emile Smith-Rowe pada menit ke-16, memanfaatkan umpan tarik Pierre-Emerick Aubameyang. Penggawa tuan rumah, Jorginho, berandil besar atas gol Meriam London.
Operan Jorginho ke Kepa Arrizabalaga menjadi blunder bagi Chelsea. Bola liar berhasil dimanfaatkan Aubameyang dan Smith-Rowe.
"Mudah untuk mengatakan, ini kemenangan yang benar-benar beruntung, dan tidak ada yang bisa membantahnya," kata pelatih Chelsea Thomas Tuchel dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip dari Metro.co.uk.
Ia mengatakan, Arsenal tidak pantas mendapat hasil ini sebab tak banyak peluang yang dimiliki the Gunners. Sebaliknya, awak London Biru terus mencecar pertahanan lawan.
Namun, hasil akhir belum berpihak pada Christian Pulisic dan rekan-rekan. "Kami kurang menunjukkan fokus yang baik. Itu sangat tidak biasa," ujar Tuchel.
Dalam pertandingan ini, sang arsitek melakukan tujuh perubahan di starting xi timnya. Ia mengatakan sedikit menyesali keputusannya. Namun, Tuchel menghadapi situasi dilematis karena timnya masih harus tampil di final Piala FA kontra Leicester City.
Kekalahan ini membuat Chelsea turun ke posisi keempat klasemen sementara. Jorginho cs masih di zona aman demi tiket menuju Liga Champions musim depan.
Tuchel bersyukur timnya tak perlu bergantung pada hasil pertandingan para rival demi asa finis di zona big four. Chelsea bakal melakoni final Piala FA melawan Leicester di Wembley pada Sabtu (15/5). Tiga hari kemudian Chelsea akan menjamu Leicester lagi dalam lanjutan Liga Inggris di Stamford Bridge.
Bagi Arsenal, kemenangan ini sekaligus menjadikannya sebagai tim kedua yang mengalahkan Chelsea di bawah Tuchel musim ini. Kemenangan Arsenal membuat mereka menghidupkan kembali asa untuk meraih tiket kualifikasi kompetisi Eropa sebab tim besutan Mikel Arteta itu naik ke urutan delapan dengan koleksi 55 poin hanya terpaut dua poin dari zona Liga Europa.