Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Desktop leisure detail topline

Edit
IDR 3.000.000
desktop_leisure_detail_topline

Ngopi Setelah Sarapan, Apakah Sehat?

Kamis 13 May 2021 17:21 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Nora Azizah

Minum kopi setelah sarapan di pagi hari menjadi kebiasaan menyenangkan.

Minum kopi setelah sarapan di pagi hari menjadi kebiasaan menyenangkan.

Foto: Pixabay
Minum kopi setelah sarapan di pagi hari menjadi kebiasaan menyenangkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bagi para pecinta kopi, minum kopi setelah sarapan di pagi hari menjadi kebiasaan menyenangkan. Tapi apakah itu menjadi pilihan sehat?

Desktop leisure detail text

Edit
IDR 0
desktop_leisure_detail_text

Studi baru yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Bath menemukan bahwa mengonsumsi secangkir kopi setelah sarapan lebih sehat daripada sebelum sarapan. Setidaknya itu menyehatkan metabolisme Anda. Lebih khusus lagi, penulis menentukan bahwa mereka yang rutin mengonsumsi kopi setelah sarapan menikmati manfaat yang signifikan terhadap kadar gula darah mereka.

Dalam studi acak, 29 orang dewasa diberikan tiga tes toleransi glukosa oral. Tes pertama diberikan kepada peserta yang tidur malamnya tidak terganggu, dan yang lainnya ketika peserta mengalami gangguan tidur.

Baca Juga

Setiap peserta kemudian diuji dengan minum kopi dan tanpa minum kopi di pagi hari. Kopi kira-kira dikonsumsi satu jam setelah bangun tidur. 

Secara konsisten, satu malam dengan gangguan tidur tidak memperburuk respons glukosa darah/insulin peserta saat sarapan, jika dibandingkan dengan tidur malam yang normal. Sementara kopi hitam kental yang dikonsumsi setelah mengalami satu malam gangguan tidur, secara substansial meningkatkan respons glukosa darah peserta sekitar 50 persen. 

Tampaknya kopi merusak kemampuan seseorang untuk mengolah gula dalam sarapannya. Gula atau glukosa, adalah bagian penting untuk membantu tubuh kita mengumpulkan energi dari makanan yang kita konsumsi.

Para pecinta kopi dapat mencoba untuk mencapai keseimbangan antara efek stimulasi kopi berkafein di pagi hari dan potensi kadar glukosa darah yang lebih tinggi, dengan menjadi lebih disiplin tentang makanan yang mereka konsumsi di pagi hari. Namun, literatur saat ini menganjurkan untuk mengonsumsi kopi setelah sarapan daripada sebelumnya.

“Sederhananya, kontrol gula darah kita terganggu ketika hal pertama yang bersentuhan dengan tubuh kita adalah kopi, terutama setelah tidur yang terganggu di malam hari. Kita bisa memperbaiki ini dengan makan dulu baru minum kopi nanti jika kita merasa masih membutuhkannya," demikian kata penulis seperti dilansir dari The Ladders, Kamis (13/5).

“Masih banyak lagi yang perlu kita pelajari tentang efek tidur pada metabolisme kita, seperti seberapa banyak gangguan tidur yang diperlukan untuk mengganggu metabolisme. Dan apa implikasi jangka panjangnya, serta bagaimana olahraga, misalnya, dapat membantu melawan ini," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

Desktop leisure detail berita terkait

Edit
IDR 0
desktop_leisure_detail_berita_terkait
 

BERITA LAINNYA

 

Desktop leisure detail right 1

Edit
IDR 4.000.000
desktop_leisure_detail_right_1
 
 

Desktop leisure detail right 2

Edit
IDR 3.500.000
desktop_leisure_detail_right_2
 

Desktop leisure detail right 3

Edit
IDR 3.000.000
desktop_leisure_detail_right_3
 

Desktop leisure detail right 3

Edit
IDR 3.000.000
desktop_leisure_detail_right_3

Desktop leisure detail right 4

Edit
IDR 2.500.000
desktop_leisure_detail_right_4

Desktop leisure detail bottom Frame

Edit
IDR 0
desktop_leisure_detail_bottom_Frame