Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Desktop news detail topline

Edit
IDR 7.000.000
desktop_news_detail_topline

Total 1,5 Juta Orang Keluar Jabodetabek Sejak 6-11 Mei

Kamis 13 May 2021 21:05 WIB

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Nashih Nashrullah

Lalu lintas di Pos Sekat perbatasan Jakarta Timur-Kota Bekasi padat pada malam takbiran, Rabu (12/5).

Lalu lintas di Pos Sekat perbatasan Jakarta Timur-Kota Bekasi padat pada malam takbiran, Rabu (12/5).

Foto: Republika/Uji Sukma Medianti
Pemerintah memberlakukan wajib tes Covid-19 untuk yang masuk Jabodetabek

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sebanyak 1,5 juta orang telah keluar dari Jabodetabek menuju ke berbagai daerah di Pulau Jawa serta Sumatra. Angka itu dihitung sejak 6 Mei 2021 hingga 11 Mei 2021.

Desktop news detail text

Edit
IDR 0
desktop_news_detail_text

Dari jumlah tersebut, menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setiyadi, sebanyak 589 calon penumpang bus antarkota ditemukan positif Covid-19. Hal itu berdasarkan tes GeNose.  

"Data itu mengacu pada hasil pengecekan acak yang digelar di beberapa Terminal Tipe A selama periode 12 April sampai 12 Mei 2021," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (13/5). Calon penumpang yang positif kemudian dilarang bepergian.  

Baca Juga

Budi pun mengusulkan, masyarakat yang akan memasuki Jabodetabek diwajibkan mengikuti tes Covid-19 yang digelar pemerintah. Aturan itu nantinya berlaku pula bagi sepeda motor. 

“Saya usulkan, untuk melakukan testing kendaraan pribadi maupun sepeda motor yang akan masuk ke Jakarta,” kata dia. Budi menjelaskan, pelaku perjalanan yang berasal dari wilayah Lampung akan dilakukan rapid tes Antigen di sekitar Pelabuhan Bakauheni. 

Kemenhub turut mempertimbangkan penerapan tes Antigen di sejumlah rest area sebelum memasuki kawasan Bakauheni. Selanjutnya, bagi masyarakat pengguna kendaraan roda dua yang akan memasuki Jabodetabek dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat akan dilakukan rapid tes di sekitar Karawang, yakni di Jembatan Timbang Balonggandu, kemudian Pos Tegalgubug Susukan dari arah Palimanan menuju arah Jatibarang.

Berikutnya, di sekitar Indramayu menuju Jatibarang. Adapun masyarakat yang menggunakan kendaraan roda empat akan dilakukan rapid tes di sepanjang jalan tol dari wilayah Jawa Timur hingga Jawa Barat sebanyak 21 lokasi, terdiri dari 13 lokasi di rest area dan 5 lokasi di gerbang tol utama. Kemudian dari arah Merak menuju Jakarta disediakan 2 lokasi rapid tes.

Kemenhub, sambung dia, juga tengah melakukan finalisasi guna menentukan lokasi dan pelaksanaan teknis. "Dengan begutu masyarakat yang akan kembali ke Jakarta sudah jadi kewajiban atau mandatory, ini sejalan pula dengan Surat Edaran Satgas Covid-19 dan Peraturan Menteri Perhubungan,” tutur Budi.  

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

Desktop news detail beita terkait

Edit
IDR 55.000.000
desktop_news_detail_beita_terkait
 

BERITA LAINNYA

 

Desktop news detail right 1

Edit
IDR 8.000.000
4500000
 
 

Desktop news detail right 2

Edit
IDR 7.500.000
4000000
 

Desktop news detail right 3

Edit
IDR 7.000.000
35000000
 

Desktop news detail right 3

Edit
IDR 7.000.000
35000000

Desktop news detail right 4

Edit
IDR 7.000.000
desktop_news_detail_right_4

Desktop news detail bottom Frame

Edit
IDR 9.500.000
5000000