Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Qatar Desak Israel Setop Pembersihan Etnis Warga Palestina

Selasa 18 May 2021 10:39 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Teguh Firmansyah

Para pengunjuk rasa memegang spanduk dan gambar selama unjuk rasa menentang serangan militer Israel di Jalur Gaza, di luar kedutaan Israel di Seoul, Korea Selatan, Selasa (18/5).

Para pengunjuk rasa memegang spanduk dan gambar selama unjuk rasa menentang serangan militer Israel di Jalur Gaza, di luar kedutaan Israel di Seoul, Korea Selatan, Selasa (18/5).

Foto: EPA-EFE/JEON HEON-KYUN
Agresi Israel merupakan bentuk provokasi terhadap perasaan Muslim.

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA -- Qatar mendesak masyarakat internasional memaksa Israel menghentikan pembersihan etnis terhadap warga Palestina. Doha menyebut agresi Israel merupakan bentuk provokasi terhadap perasaan Muslim di seluruh dunia serta pelanggaran mencolok atas hak asasi manusia dan perjanjian internasional.

 

Qatar memandang serangan Israel ke wilayah Palestina, khususnya Jalur Gaza, adalah bentuk kejahatan perang. "Penembakan Israel tanpa pandang bulu di Jalur Gaza, yang menyebabkan para martir dan luka-luka sipil, termasuk wanita serta anak-anak, dikutuk dan tidak dapat diterima," kata Kementerian Luar Negeri Qatar pada Senin (17/5), dikutip laman Anadolu Agency.

Baca Juga

Eskalasi militer antara Hamas dan Israel telah terjadi sejak 10 Mei lalu. Hamas telah meluncurkan ribuan roket ke wilayah Israel sebagai bentuk perlawanan atas tindakan sewenang-wenang aparat keamanan Israel di sekitar kompleks Masjid Al-Aqsa.

Warga Palestina di Yerusalem diketahui menggelar serangkaian demonstrasi untuk menentang rencana Israel menggusur puluhan warga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah.

Aksi demonstrasi itu direspons secara brutal oleh aparat keamanan Israel. Atas dasar itu Hamas melancarkan serangan ke Israel. Sejauh ini, setidaknya 10 warga Israel, termasuk dua anak-anak, tewas akibat serangan Hamas.

Israel pun menanggapi serangan Hamas dengan membabi buta. Sejak awal pekan lalu, mereka membombardir Gaza dengan serangan udara, termasuk bom dan artileri. Sejauh ini, setidaknya 212 warga Gaza, termasuk 61 anak-anak, tewas akibat serangan Israel.

Belum ada tanda Israel akan menghentikan serangannya ke Gaza. Hamas pun sempat menyatakan siap meladeni eskalasi pertempuran dengan Israel.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile