Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

8 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

75 Pasangan Jalani Porgram Bayi Tabung Perdana di Sumsel

Kamis 20 May 2021 15:50 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Bayi tabung (ilustrasi)

Bayi tabung (ilustrasi)

Foto: Foto : Mardiah
Biayanya berkisar Rp 60 juta untuk keseluruhan prosedural.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Sebanyak 75 pasangan suami istri berhasil menjalani program bayi tabung perdana di Sumatera Selatan hasil inisiasi kumpulan dokter ahli fertilitas yang menggandeng Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang sejak Januari 2021. Koordinator Pendidikan Konsultan Fertility selaku inisiator Dr dr Rizani Amran, Kamis (20/5)  mengatakan angka keberhasilan prosedur bayi tabung awalnya hanya 43 persen, namun telah meningkat menjadi 63 persen pada April 2021.

"Program bayi tabung di Sumsel baru ada di Palembang, tapi bisa melayani masyarakat dari seluruh Sumsel," ujarnya.

Baca Juga

Menurutnya program bayi tabung di Sumsel yang dinisiasi sejak 2010, baru dapat terealisasi saat ini karena proses perencanaan menghadapi banyak kendala. Mulai dari SDM hingga regulasi termasuk mencari rumah sakit partner. 

Ia menilai keberhasilan program bayi tabung tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat di Sumsel yang sulit mendapatkan keturunan karena mengalami infertilitas atau masalah kesuburan. Sebab selama ini banyak pasangan infertilitas dari Sumsel melakukan program bayi tabung di provinsi lain bahkan luar negeri sehingga menghabiskan biaya yang lebih tinggi.

Sementara masyarakat yang mengalami infertilitas di Sumsel diperkirakan mencapai 10 persen dari total 8,6 juta penduduk. "Namun perlu diingat tingkat keberhasilan program bayi tabung juga bergantung dengan usia, sebaiknya segera deteksi masalah kesuburan, lebih muda maka lebih lebih baik," kata dia.

Sementara Direktur RS Siloam Sriwijaya Palembang dr Bona Fernando menambahkan rata-rata pasien program bayi tabung berusia 30 hingga 35 tahun dengan pasien tertua yang telah berhasil berusia 41 tahun. "Di antara yang berhasil ada yang sekarang mengandung bayi kembar," katanya.

Pihaknya sendiri membuka pelayanan program bayi tabung di Klinik BlastulalIVF RS Siloam Sriwijaya Jalan POM IX Kota Palembang. Biayanya berkisar Rp 60 juta untuk keseluruhan prosedural.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile