Undip Gelar Pengukuhan 21 Guru Besar Secara Maraton

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Fernan Rahadi

Undip
Undip | Foto:

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Setelah sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, Universitas Diponegoro (Undip) bakal menggelar agenda pengukuhan guru besar (profesor) secara maraton mulai 25 Mei hingga pertengahan bulan Juni 2021 nanti.

Sebanyak 21 guru besar Undip bakal dikukuhkan dan rencananya dilaksanakan dalam tujuh tahap, dengan masing- masing tahap bakal dikukuhkan tiga orang guru besar sekaligus.

Rektor Undip, Prof Dr Yos Johan Utama mengungkapkan, proses pengukuhan guru besar secara maraton harus dilaksanakan. Sebab sejak pandemi Covid-19 para guru besar yang pengusulannya sudah disetujui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (sekarang Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi) belum bisa dikukuhkan secara resmi dan menyampaikan pidato ilmiahnya.

Terkait hal itu, Undip telah menyusun jadwal pengukuhan ke-21 guru besar tersebut. "Masing- masing pada Selasa (25/5); Kamis (27/5); Senin (31/5); Rabu (2/6); Jumat (4/5); Selasa (8/6); dan Kamis (10/6)," jelasnya, Senin (24/5).

Rektor juga menyampaikan, Fakultas  Sains dan Matematika (FSM) menjadi fakultas penyumbang guru besar terbanyak, dengan jumlah sembilan orang guru besar. Berikutnya secara berurutan disusul Fakultas Teknik (FT) sebanyak enam orang guru besar, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) sebanyak tiga orang guru besar.

"Sementara Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP), Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Psikologi (FPsi) masing- masing menyumbang seorang guru besar," jelas Yos Johan.

Di antara 21 guru besar yang akan dikukuhkan, lanjutnya, empat orang diantaranya merupakan dekan atau pimpinan fakultas. Keempatnya adalah Dekan FEB, Prof Dr Suharnomo SE MSi; Dekan FK, Prof Dr dr Dwi Pudjonarko MKes SpS; Dekan FPP, Prof Dr Ir Bambang Waluyo Hadi Eko Prasetiyono,MS MAgr serta Dekan FPsi, Prof Dian Ratna Sawitri SPsi MSi PhD.

Dengan pengukuhan tersebut, sampai saat ini 75 persen dari 12 Dekan Fakultas dan Sekolah yang ada di Undip sudah memiliki gelar akademik tertinggi sebagai Guru Besar.

"Capaian ini adalah wujud keberhasilan Program One Professor One Candidate (OPOC), di mana Undip mewajibkan satu guru besar membimbing satu orang calon guru besar," katanya.

Di lain pihak, Rektor Undip juga menjelaskan, saat ini Undip masuk pada fase penguatan riset di semua lini, terutama dosen peneliti didorong untuk terus berinovasi dengan mengembangkan riset sesuai kepakarannya. Karena pandemi Covid-19 yang memasuki tahun kedua ini, telah mengubah semua tatanan dan perilaku dengan adaptasi kebiasaan baru di tengah masyarakat.

Maka banyaknya persoalan yang muncul di tengah masyarakat akibat dampak pandemi tersebut perlu disikapi dan diatasi dengan segera dan sebagai universitas riset, Undip juga telah banyak memberikan kontribusi untuk kemanfaatan umat.

Mulai dari dukungan di bidang kesehatan yang berkaitan dengan penanganan pasien hingga inovasi robot pelayanan publik untuk mengurangi kontak langsung tenaga kesehatan dengan pasien. Termasuk juga pengembangan alat penyaring udara ruangan yang mampu menyerap bakteri dan virus, serta inovasi membran untuk memproduksi air bersih dengan teknologi plasma ozon.

Di luar itu, masih banyak kontribusi Undip lainnya, khususnya dari pakar bidang perencanaan dan wilayah kota dalam mendesain wilayah kota dan penataan lingkungan. Patut dicatat juga sumbangsih pakar dari bidang keilmuan perikanan dan kelautan untuk kesejahteraan masyarakat pesisir, ketahanan pangan dan kelestarian wilayah maritim Indonesia.

Juga para pakar Undip di bidang pemerintahan, ekonomi sosial juga humoniora dan ilmu terapan lainnya. "Kami terus melakukan inovasi dan riset untuk kehidupan yang lebih baik," kata Yos Johan.

 

Berikut daftar 21 Guru Besar Undip yang dikukuhkan:

Prof Dr. Suharnomo, SE. M.Si. (FEB)

Prof. Dr. Dra. Meiny Suzery, M.S. (FSM)

Prof. Dr. Ir. Hargono, M.T (FT)

Prof. Dr. Kusworo Adi, S.Si., M.T. (FSM)

Prof. Dr. Dra. Endah Dwi Hastuti, M.Si. (FSM)

Prof. Dr. Dra. Dwi Hudiyanti, M.Sc. (FSM)

Prof. Dr. Dipl. Ing. Ir. Berkah Fajar Tamtomo Kiono (FT)

Prof. Dr. Dra. Sunarsih, M.Si. (FSM)

Prof. Dr. Muhammad Cholid Djunaidi,S.Si., M.Si. (FSM)

Prof. Dr. Agus Subagio,S.Si.,M.Si. (FSM)

Prof. Dr.Suryono, S.Si.,M.Si. (FSM)

Prof. Dr.Ir.Bambang Waluyo Hadi Eko Prasetiyono, M.S., M.Agr. (FPP)

Prof. Dr. Ir. Suharyanto, M.Sc. (FT)

Prof. Dr. Hj. Indira Januarti, SE., M.Si. (FEB)

Prof. Dr. Ir. Atik Suprapti ,MTA (FT)

Prof. Dr.Nita Ariyanti, ST, MT, Ph.D. (FT)

Prof. Dr. Ir. Suherman, ST., MT (FT)

Prof. Dian Ratna Sawitri,S.Psi.,M.Si., Ph.D. (FPsikologi)

Prof. Drs. Sapto Purnomo Putro, M.Si., Ph.D (FSM)

Prof. Dr. dr. Dwi Pudjonarko,M.Kes.,Sp.S (FK)

Prof. Dr.Drs. Mochammad. Chabahib, M.Si.,Akt. (FEB)

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id

Terkait


Hari Pertama UTBK SBMPTN di Undip Berjalan Tertib 

Undip Pastikan Kesiapan Gelar UTBK SBMPTN 2021

Undip Sediakan 50 Persen Kuota Mahasiswa Baru Jalur Mandiri

Wakil Rektor: Undip Masuk 10 Besar PTN pada SNMPTN 2021

Peta Jurusan Favorit di Undip pada SNMPTN Tahun 2021 Berubah

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark