Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

‘Jangan Kucilkan Orang dengan Gangguan Jiwa’

Rabu 26 May 2021 15:26 WIB

Red: Ratna Puspita

Orang yang mengalami gangguan jiwa (ilustrasi)

Orang yang mengalami gangguan jiwa (ilustrasi)

Foto: Boldsky
RS di Riau berupaya mengajarkan ODGJ kemandirian dan produktif.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Direktur Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru, Riau, Haznelli Juita meminta masyarakat tidak memberikan stigma negatif atau mengucilkan pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Hal ini agar ketika pasien sudah sembuh bisa kembali berbaur dengan masyarakat secara normal.

"Masyarakat jangan ada lagi yang mengucilkan atau memberikan stigma negatif terhadap ODGJ, sebab RS Jiwa Tampan Pekanbaru, sudah berusaha untuk mengajarkan ODGJ kemandirian dan produktif ketika kembali pada keluarganya," kata Haznelli Juita dalam keterangannya di Pekanbaru, Rabu (26/5).

Baca Juga

Menurut dia, selain memberikan pelayanan pengobatan, RS juga memberikan pembinaan untuk mengembangkan potensi diri pasien ODGJ sesuai minat bakat dan kemampuannya. Pengembangan minat dan bakat itu, katanya, tentunya disesuaikan dengan potensi yang dimiliki pasien ODGJ bertani, menjahit, memasak dan lainnya sesuai bakat mereka.

"Pembinaan pengembangan bakat itu diberikan hanya setelah pasien ODGJ dinyatakan berada dalam kondisi normal atau tidak membahayakan lagi. Pasien ODGJ berasal dari keluarga tidak mampu juga diarahkan untuk mendapatkan zakat dari Baznas Riau," katanya.

RS Jiwa Tampan, Pekanbaru, merupakan RS jiwa tipe A yang banyak menangani pasien ODGJ rujukan dari kabupaten kota di Riau dan Kepulauan Riau.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile