Jumat 28 May 2021 20:07 WIB

Bocah Tenggelam di Cirebon dalam Keadaan Meninggal

Korban tidak bisa berenang karena memiliki penyakit polio.

Bocah Tenggelam di Cirebon dalam Keadaan Meninggal (ilustrasi).
Foto: Antara
Bocah Tenggelam di Cirebon dalam Keadaan Meninggal (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,CIREBON -- Tim SAR gabungan menemukan seorang bocah bernama Feri (9) asal Desa Jagapura Kulon Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (28/5), yang tenggelam di Sungai Kumul Kuwista dalam keadaan meninggal dan jenazah sudah dibawa ke rumah duka.

"Tim SAR gabungan menemukan korban 3 km dari lokasi kejadian awal dalam keadaan meninggal dunia," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung Supriono melalui pesan tertulis yang diterima di Cirebon, Jumat.

Ia mengatakan korban atas nama Feri (9) tenggelam di Sungai Kumul Kuwista, Desa Jagapura Kulon, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, pada Kamis (27/5). Berdasarkan keterangan saksi sebelumnya korban Feri tenggelam saat sedang mencuci tangan dan membersihkan badan bersama rekan-rekannya, korban terpeleset lalu terjatuh ke sungai.

"Setelah diketahui korban tidak bisa berenang karena memiliki penyakit polio dan tangannya tidak bisa digerakkan, warga sekitar sempat mencoba menolong korban namun korban terlepas dan hilang," tuturnya.

Ia menambahkan setelah dilakukan pencarian selama dua hari, kemudian korban berhasil ditemukan dan jenazahnya langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Untuk itu dengan telah ditemukannya korban, maka operasi SAR resmi di tutup dan selanjutnya seluruh unsur SAR kembali ke kesatuannya masing-masing.

"Korban sudah kita serah terimakan ke pihak keluarga dan operasi SAR sudah resmi di tutup," katanya.

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement