Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

9 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kasus Meningkat, Jokowi Minta Daerah Jalankan Prokes

Senin 31 May 2021 22:07 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Agus Yulianto

Presiden Jokowi

Presiden Jokowi

Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Kemungkinan adanya kenaikan kasus diperkirakan sampai puncaknya di akhir bulan ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh daerah agar tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan dengan baik menyusul peningkatan kasus Covid-19 pasca libur Idulfitri. Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, berdasarkan pengalaman di setiap libur panjang tahun lalu, kenaikan jumlah kasus dampak dari libur lebaran ini akan mencapai puncaknya sekitar 5-7 minggu atau akhir Juni nanti.

“Jadi, kemungkinan akan adanya kenaikan kasus diperkirakan akan sampai puncaknya di akhir bulan ini,” kata Menkes Budi saat konferensi pers usai rapat terbatas mengenai perkembangan Covid-19 di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Dia menjelaskan, saat ini angka kasus aktif juga telah kembali menyentuh hingga lebih dari 100 ribu kasus. Kendati demikian, kenaikan kasus aktif ini masih jauh di bawah angka puncak kasus yang pernah terjadi di awal tahun ini yakni sekitar 170 ribu kasus.

“Sehingga arahan bapak Presiden adalah dipastikan seluruh daerah tetap menjalankan disiplin prokes, 3M dengan baik,” ujarnya.

 

Selain itu, Presiden juga menanyakan terkait persiapan rumah sakit di seluruh daerah menghadapi lonjakan kasus ini. Menurut Menkes Budi, terjadi peningkatan jumlah pasien yang masuk ke rumah sakit pasca libur lebaran ini.

Pemerintah sendiri telah menyiapkan total 72 ribu tempat tidur khusus untuk pasien Covid-19. Angka keterisian tempat tidur saat ini pun tercatat mencapai sebanyak 25 ribu tempat tidur atau naik sekitar 20-25 persen dari sebelumnya sekitar 20 ribu yang terisi. Kendati demikian, ia memastikan pemerintah masih memiliki kapasitas tempat tidur yang cukup untuk menampung lonjakan pasien.

“Kami sampaikan memang kenaikannya agak tinggi tapi kita masih memiliki kapasitas sampai dengan 72 ribu. Jadi masih ada cukup kapasitas yang kita miliki,” kata dia.

Menkes menyebut, sejumlah daerah yang mengalami keterisian tempat tidur yang cukup tinggi di rumah sakit yakni Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Provinsi Riau, Jambi, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, dan juga Sulawesi.  

Karenanya, dia meminta, daerah-daerah dengan lonjakan kasus yang cukup tinggi agar memperhatikan penerapan protokol kesehatan oleh masyarakatnya. Sehingga tren kenaikan yang terjadi saat ini dapat kembali ditekan.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile