REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Hamas mengecam pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken yang mengatakan bahwa Israel memiliki hak untuk mempertahankan diri di wilayah pendudukan. Hamas mengatakan, melalui pernyataan tersebut AS telah memberikan Israel lampu hijau untuk melanjutkan agresi terhadap rakyat Palestina.
"Apakah membunuh wanita dan anak-anak, mengebom rumah di atas kepala penduduk mereka, memaksa warga Palestina keluar dari rumah mereka di Yerusalem dan menyerang Masjid Al-Aqsa dan wartawan dianggap membela diri?" ujar pernyataan Hamas, dilansir Middle East Monitor, Kamis (10/6).
Hamas menyatakan bahwa penjajah tidak memiliki hak untuk membela diri. Tetapi harus mengakhiri pendudukan atas wilayah Palestina, dan agresi terhadap rakyat Palestina. Hamas berharap Blinken telah mengingatkan kepada Israel terhadap tanggung jawabnya di bawah hukum internasional.
"Kami berharap Blinken dan pemerintahan AS saat ini belajar dari kegagalan total kebijakan AS dan campur tangan dalam konflik Arab-Israel," kata Hamas.