Selasa 15 Jun 2021 14:07 WIB

Ruang Isolasi Graha Wisata Ragunan Tersisa 5 Kamar

Graha Wisata Ragunan berkapasitas tampung 210 pasien OTG.

Red: Indira Rezkisari
Mobil ambulans melintas usai mengantarkan pasien Covid-19 tanpa gejala di Graha Wisata Ragunan, Jakarta, Senin (14/6). DKI Jakarta menjadi salah satu daerah yang mengalami peningkatan kasus Covid-19 paling besar dalam sepuluh hari terakhir dengan peningkatan sebesar 302 persen. Republika/Putra M. Akbar
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Mobil ambulans melintas usai mengantarkan pasien Covid-19 tanpa gejala di Graha Wisata Ragunan, Jakarta, Senin (14/6). DKI Jakarta menjadi salah satu daerah yang mengalami peningkatan kasus Covid-19 paling besar dalam sepuluh hari terakhir dengan peningkatan sebesar 302 persen. Republika/Putra M. Akbar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemkot Jakarta Selatan menyebutkan ruang isolasi pasien Covid-19 di Graha Wisata Ragunan tersisa lima kamar. Graha Wisata Ragunan kini hanya bisa menampung 10 orang pasien lagi.

"Semalam tersisa lima kamar, satu kamar isi dua orang atau bisa menampung 10 orang," kata Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Munjirin, Selasa (15/6). Graha Wisata Ragunan menjadi salah satu lokasi isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 yang positif namun tanpa gejala, dengan daya tampung mencapai 210 pasien.

Baca Juga

Kapasitas yang hampir penuh itu, lanjut dia, disebabkan masih tingginya kasus virus corona di Jakarta Selatan. "Berarti kasus Covid-19 meningkat, harus ada keterpaduan semua mencegah secara masif. Tapi saat ini belum ada RT yang masuk zona merah," imbuhnya.

Sebelumnya, Pelaksana Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji, mengatakan tingkat okupansi tempat tidur di rumah sakit umum juga sudah penuh mencapai kisaran 95 persen per Senin (14/6). "Tingkat keterisian di RSUD dan RS di Jakarta Selatan sudah mendekati 95 persen dan RSUD Pasar Minggu antre," kata Isnawa, Senin (14/6).