Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Desktop khazanah detail topline

Edit
IDR 4.000.000
desktop_khazanah_detail_topline

Jerman Larang Pengibaran Bendera Hamas

Rabu 23 Jun 2021 06:25 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Ani Nursalikah

Jerman Larang Pengibaran Bendera Hamas. Seorang jamaah mengibarkan bendera Hamas selama protes terhadap kemungkinan penggusuran keluarga Palestina dari rumah, setelah shalat Jumat terakhir bulan suci Ramadhan di Masjid Kubah Batu di kompleks Masjid Al Aqsa di Kota Tua. Yerusalem, Yerusalem, Jumat, 7 Mei 2021.

Jerman Larang Pengibaran Bendera Hamas. Seorang jamaah mengibarkan bendera Hamas selama protes terhadap kemungkinan penggusuran keluarga Palestina dari rumah, setelah shalat Jumat terakhir bulan suci Ramadhan di Masjid Kubah Batu di kompleks Masjid Al Aqsa di Kota Tua. Yerusalem, Yerusalem, Jumat, 7 Mei 2021.

Foto: AP/Mahmoud Illean
Jerman beralasan insiden anti-semitisme meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Jerman sepakat melarang bendera gerakan perlawanan Palestina, Hamas. Alasannya, insiden anti-semitisme meningkat menyusul serangan Israel baru-baru ini di Jalur Gaza.

Desktop khazanah detail text

Edit
IDR 0
desktop_khazanah_detail_text

Menurut sebuah laporan oleh surat kabar Jerman Welt am Sonntag, rencana melarang bendera Hamas itu awalnya diusulkan oleh partai Uni Demokratik Kristen (CDU) pimpinan Kanselir Jerman Angela Merkel. Hamas merupakan kelompok yang terpilih dalam pemerintah pada pemilihan umum bebas pada 2006.

Mitra koalisi CDU, Partai Sosial Demokrat kiri-tengah, awalnya menentang larangan tersebut karena masalah konstitusional. Namun, kini partai tersebut juga memberikan dukungannya terhadap keputusan pelarangan bendera Hamas.

Baca Juga

Wakil juru bicara parlemen untuk CDU Thorsten Frei dilaporkan mengatakan mereka tidak ingin bendera organisasi teroris dikibarkan di tanah Jerman. Dia menyebut larangan itu sebagai sinyal yang jelas bagi warga Yahudi Jerman.

Dilansir di Middle East Monitor, Selasa (22/6), langkah itu dilakukan setelah Dewan Pusat Yahudi Jerman menyerukan peningkatan perlindungan terhadap komunitas Yahudi di negara itu. Dewan tersebut juga menyerukan tindakan keras terhadap pengunjuk rasa pro-Palestina bulan lalu, terutama setelah protes pro-Palestina di seluruh Eropa yang banyak dikatakan anti-Semit.

Larangan bendera Hamas terjadi lebih dari setahun setelah Jerman melarang sayap politik Hizbullah yang berbasis di Lebanon dan kegiatannya. Beberapa bulan setelah larangan itu, terungkap Amerika Serikat menekan pemerintah Jerman untuk memberlakukannya. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

Desktop khazanah detail berita terkait

Edit
IDR 0
desktop_khazanah_detail_berita_terkait
 

BERITA LAINNYA

 

Desktop khazanah detail right 1

Edit
IDR 5.500.000
desktop_khazanah_detail_right_1
 
 

Desktop khazanah detail right 2

Edit
IDR 5.000.000
desktop_khazanah_detail_right_2
 

Desktop khazanah detail right 3

Edit
IDR 4.500.000
desktop_khazanah_detail_right_3
 

Desktop khazanah detail right 3

Edit
IDR 4.500.000
desktop_khazanah_detail_right_3

Desktop khazanah detail right 4

Edit
IDR 4.000.000
desktop_khazanah_detail_right_4

Desktop khazanah detail bottom Frame

Edit
IDR 7.500.000
desktop_khazanah_detail_bottom_Frame