Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Desktop nusantara detail topline

Edit
IDR 45.000.000
desktop_nusantara_detail_topline

Vaksinasi Warga Non DKI tak Perlu Surat Domisili

Rabu 23 Jun 2021 15:44 WIB

Red: Qommarria Rostanti

Layanan vaksinasi Covid-19 bagi warga non-KTP DKI Jakarta dapat dilakukan meski tanpa dilengkapi surat keterangan domisili (ilustrasi).

Layanan vaksinasi Covid-19 bagi warga non-KTP DKI Jakarta dapat dilakukan meski tanpa dilengkapi surat keterangan domisili (ilustrasi).

Foto: Prayogi/Republika.
Sejumlah sentra vaksinasi di Jakarta Pusat hanya memerlukan KTP.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Layanan vaksinasi Covid-19 bagi warga non-KTP DKI Jakarta dapat dilakukan meski tanpa dilengkapi surat keterangan domisili. Hal ini bertujuan untuk mempermudah prosedur vaksinasi.

Desktop nusantara detail text

Edit
IDR 0
desktop_nusantara_detail_text

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, mengatakan, sejumlah sentra vaksinasi di Jakarta Pusat, salah satunya di Tanah Abang, tidak memerlukan surat keterangan domisili. Warga non-DKI hanya perlu membawa KTP untuk mendapat layanan vaksinasi.

"Prosedurnya kalau dia ada KTP, ada NIK-nya, itu boleh. Yang penting dia terdaftar," kata Irwandi saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (23/6).

Vaksin ini berasal dari Kementerian Kesehatan. "Contohnya di Sentra Tanah Abang kemarin, banyak dari Depok, Tangerang, lagi belanja, yang penting di tempat lokasi diterima," kata dia.

Salah satu lokasi vaksinasi massal Jakarta Pusat terletak di Blok F, Pasar Tanah Abang. Sentra vaksin di Tanah Abang ini menargetkan 1.000 warga usia 18 tahun ke atas setiap harinya.

Irwandi mengatakan, sejumlah sentra vaksinasi menerima warga non-KTP DKI tanpa keterangan surat domisili. Namun demikian, banyak juga sentra vaksin lainnya yang mengutamakan warga DKI Jakarta yang mendapatkan vaksin. Hal itu bertujuan untuk tercapai target pemerintah, yakni 7,5 juta warga Jakarta yang tervaksinasi hingga Agustus 2021.

Masih banyak warga DKI Jakarta yang enggan divaksinasi. Bahkan ada yang menolak terkait isu gejala dan dampak setelah vaksinasi, berdasarkan informasi di media sosial.

"Kami sudah edukasi dari kelurahan, kecamatan, sudah muter dari Polres juga kita sosialisasikan, cuma kami ini juga berperang melawan isu di medsos. Ini yang berat," kata Irwandi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

Desktop nusantara detail berita terkait

Edit
IDR 0
desktop_nusantara_detail_berita_terkait
 

BERITA LAINNYA

 

Desktop nusantara detail right 1

Edit
IDR 6.000.000
desktop_nusantara_detail_right_1
 
 

Desktop nusantara detail right 2

Edit
IDR 5.500.000
desktop_nusantara_detail_right_2
 

Desktop nusantara detail right 3

Edit
IDR 5.000.000
desktop_nusantara_detail_right_3
 

Desktop nusantara detail right 3

Edit
IDR 5.000.000
desktop_nusantara_detail_right_3

Desktop nusantara detail right 4

Edit
IDR 4.500.000
desktop_nusantara_detail_right_4

Desktop nusantara detail bottom Frame

Edit
IDR 8.750.000
desktop_nusantara_detail_bottom_Frame