Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Desktop internasional detail topline

Edit
IDR 2.500.000
desktop_internasional_detail_topline

Putin: NATO Terus Bangun Militer Dekat Perbatasan Rusia

Kamis 24 Jun 2021 00:13 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Teguh Firmansyah

 Presiden Rusia Vladimir Putin.

Presiden Rusia Vladimir Putin.

Foto: AP/Alexander Zemlianichenko/AP Pool
Putin menilai NATO sebagai organisasi warisan perang dingin.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Presiden Vladimir Putin mengatakan, Rusia khawatir tentang pembangunan infrastruktur NATO di dekat perbatasannya. Rusia juga menilai, NATO enggan melakukan dialog konstruktif untuk menurunkan ketegangan demi mengurangi risiko insiden tak terduga.

Desktop internasional detail text

Edit
IDR 0
desktop_internasional_detail_text

"Kami berharap akal sehat dan hasrat membangun hubungan konstruktif dengan kami akhirnya akan menang," kata Putin dalam pidatonya di Konferensi Keamanan Internasional di Moskow, seperti dikutip Sputniknews, Rabu (23/6).  

Dalam wawancaranya dengan stasiun televisi NBC pekan lalu, Putin juga mengatakan NATO sebagai warisan kuno Perang Dingin. Ia tidak yakin mengapa aliansi tersebut masih ada hingga saat ini.

Di hadapan para peserta konferensi Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan, NATO mempertimbangkan memindahkan pasukan dengan cepat ke perbatasan Rusia dan Belarusia. Shoigu mencontohkan latihan tempur NATO yang dinamakan latihan militer Defender Europe.

Ia juga menekankan pertemuan NATO di Brussels, Belgia baru-baru ini mengonfirmasi blok itu ingin berubah menjadi aliansi politik dan militer global. Tujuannya untuk menahan perkembangan Rusia dan China.

"Keputusan yang diambil dalam pertemuan itu untuk meningkatkan pengeluaran militer negara anggota dan pencegahan potensi nuklir akan mengkonsolidasikan konfrontasi militer di Eropa selama bertahun-tahun," kata Shoigu.

Shoigu yakin, dialog formal yang diajukan Brussels untuk melanjutkan kerangka kerja Dewan NATO-Rusia tidak akan mengurangi ketegangan di tingkat bilateral. Terutama mengingat sejumlah negara Eropa yang lebih tertarik meningkatkan ketegangan.

Dalam wawancaranya dengan NBC pekan lalu, Putin ditanya mengenai pergerakan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina. Ia menjawabnya dengan mengatakan Rusia melakukan latihan militer di wilayahnya sendiri. Sementara NATO rutin melakukan manuver di perbatasan Rusia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

BERITA TERKAIT

 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

Desktop internasional detail berita terkait

Edit
IDR 0
desktop_internasional_detail_berita_terkait
 

BERITA LAINNYA

 

Desktop internasional detail right 1

Edit
IDR 3.500.000
desktop_internasional_detail_right_1
 
 

Desktop internasional detail right 2

Edit
IDR 3.000.000
desktop_internasional_detail_right_2
 

Desktop internasional detail right 3

Edit
IDR 2.500.000
desktop_internasional_detail_right_3
 

Desktop internasional detail right 3

Edit
IDR 2.500.000
desktop_internasional_detail_right_3

Desktop internasional detail right 4

Edit
IDR 2.000.000
desktop_internasional_detail_right_4

Desktop internasional detail bottom Frame

Edit
IDR 4.500.000
desktop_internasional_detail_bottom_Frame