Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Desktop ekonomi detail topline

Edit
IDR 3.500.000
desktop_ekonomi_detail_topline

Bank Sinarmas-Poltek SSN Edukasi Keamanan Siber

Kamis 24 Jun 2021 02:35 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Satria K Yudha

Keamanan Siber. Ilustrasi

Keamanan Siber. Ilustrasi

Foto: Reuters
Peserta kompetisi diperkenalkan dengan masalah keamanan akibat kerawanan sistem.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- PT Bank Sinarmas Tbk menunjukkan keseriusan dalam menghadapi risiko terancamnya keamanan informasi di Indonesia. Hal ini dilakukan melalui penyelenggaraan kegiatan WRECK-IT secara rutin.  

Desktop ekonomi detail text

Edit
IDR 0
desktop_ekonomi_detail_text

Direktur Utama Bank Sinarmas Frenky Tirtowijoyo mengatakan, pada tahun ini WRECK-IT 2.0 mengusung tema “Exploiting the Cyber, Catching the Vulnerabilities, Securing the State”. Hal yang sama seperti sebelumnya, WRECK-IT terdiri atas dua rangkaian acara, yaitu CTF (Capture The Flag) Competition dan webinar yang mengundang para ahli bidangnya. 

WRECK-IT diadakan sebagai salah satu wujud upaya pemerintah melalui sinergi Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) bersama Bank Sinarmas, untuk memberikan edukasi mengenai keamanan siber di era perkembangan teknologi dan internet yang semakin pesat. 

“Kompetisi CTF yang berbasis PwnLab, diselenggarakan secara daring dan diikuti peserta yang berasal dari berbagai daerah. Tujuan diadakannya kompetisi CTF ini sebagai salah satu rangkaian acara inti WRECK-IT 2.0 untuk memperkenalkan secara lebih luas mengenai masalah-masalah keamanan yang timbul dikarenakan kerawanan sistem dalam bentuk challenge-challenge dalam CTF,” ujarnya saat konferensi pers virtual, Rabu (23/6).

Ia berharap kompetisi CTF bisa menjadi salah satu sarana yang menyenangkan dalam belajar mengenai keamanan siber dan informasi.  Ia menambahkan, webinar dan diskusi panelis yang digelar juga dapat diikuti oleh masyarakat umum, di mana peserta dapat berdiskusi secara interaktif kepada para pembicara yang hadir. 

“Kami menyadari semakin pesat perkembangan teknologi informasi, membuat semakin tinggi pula ancaman risiko keamanan informasi yang akan terjadi, khususnya di bidang transaksi yang bermedia internet,” ucapnya.

Direktur Digital Banking Bank Sinarmas Soejanto Soetjijo menambahkan, manajemen risiko dalam industri jasa keuangan, seperti keamanan siber sangat penting dan menjadi keharusan karena bagian dari risiko IT.

"Dari sisi Bank Sinarmas, kita bangun unit kerja sendiri dengan orang-orang khusus yang latar belakang pendidikannya di keamanan IT. Dalam melindungi data, kita memiliki framework security yang dibantu konsultan internasional. Kita sudah memiliki framework, sudah diaudit dan nilainya melebihi rata-rata di industri jasa keuangan," ucapnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

Desktop ekonomi detail berita terkait

Edit
IDR 0
desktop_ekonomi_detail_berita_terkait
 

BERITA LAINNYA

 

Desktop ekonomi detail right 1

Edit
IDR 4.500.000
desktop_ekonomi_detail_right_1
 
 

Desktop ekonomi detail right 2

Edit
IDR 4.000.000
desktop_ekonomi_detail_right_2
 

Desktop ekonomi detail right 3

Edit
IDR 3.500.000
desktop_ekonomi_detail_right_3
 

Desktop ekonomi detail right 3

Edit
IDR 3.500.000
desktop_ekonomi_detail_right_3

Desktop ekonomi detail right 4

Edit
IDR 3.000.000
desktop_ekonomi_detail_right_4

Desktop ekonomi detail bottom Frame

Edit
IDR 6.500.000
desktop_ekonomi_detail_bottom_Frame