Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Desktop ekonomi detail topline

Edit
IDR 3.500.000
desktop_ekonomi_detail_topline

Dilarang Terbang ke Hong Kong, Garuda Tetap Angkut Kargo

Kamis 24 Jun 2021 08:27 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Fuji Pratiwi

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. Meski dilarang terbang membawa penumpang ke Hong Kong, Garuda tetap menerbangkan kargo ke sana.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. Meski dilarang terbang membawa penumpang ke Hong Kong, Garuda tetap menerbangkan kargo ke sana.

Foto: Republika/Prayogi
Larangan penerbangan penumpang Garuda ke Hong Kong berlaku hingga 5 Juli.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Otoritas Kesehatan Hongkong yakni Centre for Health Protection (CHP) melarang sementara maskapai Garuda Indonesia membawa penumpang masuk ke Hong Kong. Meskipun begitu, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra memastikan angkutan kargo tidak terganggu. 

"Iya kita tetap terbangkan penerbangan kargo," kata Irfan kepada Republika, Rabu (23/6). 

Terkait larangan terbang ke Hong Kong, Irfan mengungkapkan, hal tersebut dikarenakan terdapat penumpang yang diangkut positif Covid-19 dari Jakarta. Meskipun begitu, penumpang diperbolehkan naik saat di Jakarta karena dinyatakan negatif. 

Otoritas Kesehatang Hong Kong menerapkan kebijakan tersebut sejak kemarin Selasa (22/6). Larangan penerbangan Garuda Indonesia ke Hong Kong untuk angkutan penumpang tersebut berlaku hingga 5 Juli 2021. 

Sebelumnya, ditemukan empat penumpang positif Covid-19 pada penerbangan Garuda Indonesia GA876. Penerbangan tersebut beroperasi dari Jakarta ke Hong Kong pada 20 Juni 2021.

Desktop ekonomi detail text

Edit
IDR 0
desktop_ekonomi_detail_text

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

Desktop ekonomi detail berita terkait

Edit
IDR 0
desktop_ekonomi_detail_berita_terkait
 

BERITA LAINNYA

 

Desktop ekonomi detail right 1

Edit
IDR 4.500.000
desktop_ekonomi_detail_right_1
 
 

Desktop ekonomi detail right 2

Edit
IDR 4.000.000
desktop_ekonomi_detail_right_2
 

Desktop ekonomi detail right 3

Edit
IDR 3.500.000
desktop_ekonomi_detail_right_3
 

Desktop ekonomi detail right 3

Edit
IDR 3.500.000
desktop_ekonomi_detail_right_3

Desktop ekonomi detail right 4

Edit
IDR 3.000.000
desktop_ekonomi_detail_right_4

Desktop ekonomi detail bottom Frame

Edit
IDR 6.500.000
desktop_ekonomi_detail_bottom_Frame